Kelurahan Guntung Payung merupakan salah satu sentra produksi sayuran daun di Kota Banjarbaru, namun petani menghadapi tantangan fluktuasi harga dan efisiensi biaya input. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan, serta kelayakan usahatani bayam dengan sistem tanam gilir di Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2025 dengan menggunakan metode sensus terhadap 21 petani bayam aktif. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif untuk menghitung biaya eksplisit, implisit, dan rasio R/C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya total yang dikeluarkan petani dalam satu musim tanam adalah Rp 3.207.110, dengan komponen terbesar pada biaya eksplisit (sarana produksi dan tenaga kerja luar keluarga). Rata-rata penerimaan yang diperoleh sebesar Rp 4.970.875, menghasilkan keuntungan bersih sebesar Rp 1.763.765. Nilai R/C ratio sebesar 1,55 menunjukkan bahwa setiap Rp 1,00 biaya yang dikeluarkan menghasilkan penerimaan sebesar Rp 1,55. Disimpulkan bahwa usahatani bayam di lokasi penelitian efisien dan layak untuk dikembangkan sebagai sumber pendapatan petani.
Copyrights © 2025