Penelitian ini mengkaji pengaruh kompensasi sebagai faktor motivasi terhadap kinerja karyawan di PT LEEA Footwear Indonesia, Lebaksiu, Kabupaten Tegal. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan kompensasi, motivasi kerja, dan kinerja, serta menguji peran mediasi motivasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen terhadap 10 informan kunci yang dipilih secara purposive berdasarkan masa kerja dan relevansi tugas. Analisis tematik dilakukan secara manual mengikuti kerangka Braun & Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kompensasi berbasis kontrak Rp. 500.000 untuk kontrak 3 bulan, Rp. 1.000.000 untuk kontrak 6 bulan, dan setara 1 bulan gaji UMR (Rp. 2.300.000) untuk kontrak 1 tahun secara signifikan meningkatkan motivasi kerja yang berdampak positif pada kinerja karyawan. Karyawan termotivasi menunjukkan produktivitas, disiplin, dan loyalitas yang lebih tinggi. Namun, faktor non - finansial seperti pengembangan karier, kepemimpinan yang suportif, dan lingkungan kerja juga berperan penting. Penelitian menyimpulkan bahwa kebijakan kompensasi yang adil dan transparan, dipadukan dengan insentif non-finansial, dapat meningkatkan kinerja secara berkelanjutan. Disarankan PT. LEEA melakukan evaluasi berkala terhadap skema kompensasi serta mengintegrasikan program pengembangan keterampilan dan jalur karier untuk memperkuat motivasi jangka panjang
Copyrights © 2025