Abstrak: Fenomena bullying dan rendahnya literasi pendidikan seksual pada anak usia sekolah dasar menjadi penyebab berbagai permasalahan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sosialisasi anti bullying dan pendidikan seksual usia dini pada peserta didik di sekolah dasar. Hasil dari kegiatan berupa pre-test dan post-test dianalisis secara kuantitatif dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sosialisasi diikuti 127 peserta didik di SD IT Anak Sholeh. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test (Z = -9,300; p = 0,000 < 0,05). Sebanyak 122 peserta didik mengalami peningkatan pemahaman, sedangkan 5 peserta didik mengalami penurunan, dan tidak ada peserta didik yang tetap. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi anti-bullying dan pendidikan seksual usia dini berkontribusi positif terhadap internalisasi nilai karakter anak, meskipun terdapat perbedaan pemahaman antar siswa serta dipengaruhi faktor eksternal seperti budaya sekolah dan teman sebaya. Selain peningkatan kuantitatif, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan komitmen menginternalisasikan karakter positif dalam pergaulan sehari-hari.Abstract: The issues of bullying and limited sexual education literacy among elementary school children often lead to various challenges. This activity aims to determine the effectiveness of anti-bullying socialization and early childhood sexual education for students in elementary schools. The activity results, in the form of a pre-test and post-test, were analyzed quantitatively using the Wilcoxon Signed Rank Test. 127 students from SD IT Anak Sholeh participated in the program. The findings revealed a significant difference between pre-test and post-test results (Z = -9.300; p = 0.000 < 0.05). Of the participants, 122 students demonstrated improved understanding, five showed a decline, and none remained unchanged. Overall, the results suggest that anti-bullying socialization and early sexual education play an essential role in fostering children’s character development. However, differences in individual comprehension and external influences such as school culture and peer interactions were observed. In addition to the increase in quantity, participants showed high enthusiasm and commitment to internalizing positive character in everyday interactions.
Copyrights © 2025