Seiring dengan perkembangan zaman yang kian pesat di bidang teknologi dan informasi, memberi dampak pada perkembangan kejiwaan anak secara khusus pada perkembangan sosio-emosionalnya. Pembelajaran yang dilakukan dengan model Beyond Centers dan Circle Times anggap mampu memberikan pengalaman interaksi yang beragam bagi anak untuk mengembangkan kecerdasan sosio-emosional. Jenis Penelitiannya adalah penelitian kualiatatif yang berjenis metode Analisis Konsep. Penelitian ini dilakukan di PAUD Tumbuh Kembang Anak Makassar, dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran implementasi Model Pembelajaran BCTT dalam proses pembelajaran yang berdampak pada meningkatnya kecerdasan sosio-emosioanl anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi mengenai pelaksanaan pembelajaran deng Model BCCT ini digunakan dengan pendekatan teori Urien Bronfrenbrenner tentang Ekologi . Berkisar dari lima konteks kasar mengenai interaksi langsung dengan orang-orang hingga konteks budaya berdasar luas, yakni 5 sistem tersebut adalah (1)Mesosistem; hubungan antar pengalaman di lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah, (2) Ekosistem; Pengalaman dalam lingkungan sosial yang lain.(3) Makrosistem; budaya dimana seseorang tinggal, (4) Kronosistem; Pembuatan pola kejadian lingkungan dan transisi sepanjang kehidupan, contoh kejadian perceraian yang dialami orang tua anak.
Copyrights © 0000