Jurnal Sahabat ISNU SU
Vol. 1 No. 1 (2024): Vol.1 No. 1 Mei 2024 : Jurnal Sahabat ISNU SU

Pelaksanaan Gugat Cerai Di Pengadilan Agama Ditinjau dari Mazhab Syafi’i (Studi Putusan Pengadilan Agama Binjai No. 258/Pdt.G/2016/P.A.Bji.)

Hasan Munthe hasan (UIN Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
10 May 2024

Abstract

Khulu’ merupakan jalan keluar yang diberikan oleh agama bagi Perempuan untuk melepaskan diri dari ikatan perkawinan dengan konpensasi pembayaran tebusan kepada suami. Dalam literatur fiqh tidak dikenal gugatan perceraian tanpa iwadh, sedangkan dalam peraturan perundang-undangan ada konsep gugat cerai tanpa tebusa. Penelitian ini merupakan penelitian normative yuridis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan konsep gugat cerai antara mazhab Syafi’i dengan Putusan Pengadilan Agama Binjai disebabkan perbedaan konsep. Dalam mazahb Syafi’i ditetapkan bahwa Talak merupakan hak mutlak suami dan apabila Talak itu diminta (digugat) oleh istri maka istri wajib memebrikan tebusan (iwadh) terhadap suami. Sedangkan dalam Peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia istri diberikan hak untuk mengggat suaminya tanpa harus memberikan iwadh.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jsisnu

Publisher

Subject

Religion Humanities Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

The scope of this journal includes, but is not limited to: Primary, Secondary, and Higher Education Studies on curriculum development, teaching strategies, assessment, and competency building at various levels of education. Educational Management and Policy Research on leadership, school governance, ...