Penelitian ini dilakukan atas dasar permasalahan yang ditemukan di SD Mojoroto 4 yaitu rendahnya keterampilan berbicara siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) untuk mengetahui gambaran penerapan metode story telling, (2) untuk mengetahui gambaran keterampilan siswa, dan (3) untuk mengetahui pengaruh penerapan metode story telling, terhadap keterampilan berbicara siwa kelas 1 SD Mojoroto 4. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Quasi Experimen dengan tipe nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas 1 SD Mojoroto 4. Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu 14 siswa kelas 1 A dan 14 siswa kelas 1 B yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan dokumentasi, observasi dan tes yang diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hal tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan keterampilan berbicara siswa pada kelompok eksperimen lebih baik daripada kelompok kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa: (1) proses pembelajaran dengan menerapkan metode story telling berlangsung dengan sangat efektif, (2) hasil tes siswa menunjukkan adanya peningkatan keterampilan siswa dalam pembelajaran, (3) terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan metode story telling terhadap keterampilan berbicara siswa.
Copyrights © 2025