Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan

Implementasi Model, Nilai dan Keterlibatan Santri dalam Pendidikan Karakter di Pesantern Salafiyah

Sukari Sukari (Universitas Nahdhatul Ulama Surakarta)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2022

Abstract

Implementasi model, nilai dan keterlibatan santri dalam pendidikan karakter yang utama adalah keteladanan. Orang tua memberikan contoh perilaku yang positif kepada anaknya, guru memberi contoh kepada siswa. Sementara itu, para pemimpin memberikan teladan karakter yang baik kepada masyarakat. Model pendidikan karakter di pondok pesantren Salafiyah lebih banyak mengembangkan model pendidikan keterpaduan yang mengoptimalkan seluruh komponen baik keluarga dalam hal ini adalah lingkungan asrama, kegiatan pembelajaran di pondok, dan masyarakat, serta pendidikan yang mengintegrasikan pengoptimalan potensi hati, akal, jiwa, dan fisik anak. Nilai-nilai karakter di pesantren salafiyah yang ditanamkan antara lain: a) iman, takwa, dan ikhlas merupakan nilai karakter dalam hubungannya dengan Tuhan; b) kejujuran, tanggung jawab, kemandirian, kerja keras, disiplin, percaya diri, kreativitas, dan rasa ingin tahu merupakan nilai karakter dalam hubungannya dengan diri sendiri; c) mentaati aturan, kerjasama, dan sopan santun merupakan nilai karakter dalam hubungannya dengan orang lain; d) kepedulian sosial dan cinta lingkungan merupakan nilai-nilai karakter dalam hubungannya dengan lingkungan; e) menghargai keragaman pemahaman merupakan nilai karakter dalam kaitannya dengan budaya dan adat istiadat tradisional. Selain itu keterlibatan santri dalam mewujudkan tujuan pendidikan karakter di pondok pesantren, dianggap satu hal yang tidak kalah penting. Santri sebagai salah satu aktor utama dalam pelaksanaan pendidikan karakter di pondok pesantren. Implementasi model, nilai dan keterlibatan santri dalam pendidikan karakter yang utama adalah keteladanan. Orang tua memberikan contoh perilaku yang positif kepada anaknya, guru memberi contoh kepada siswa. Sementara itu, para pemimpin memberikan teladan karakter yang baik kepada masyarakat. Model pendidikan karakter di pondok pesantren Salafiyah lebih banyak mengembangkan model pendidikan keterpaduan yang mengoptimalkan seluruh komponen baik keluarga dalam hal ini adalah lingkungan asrama, kegiatan pembelajaran di pondok, dan masyarakat, serta pendidikan yang mengintegrasikan pengoptimalan potensi hati, akal, jiwa, dan fisik anak. Nilai-nilai karakter di pesantren salafiyah yang ditanamkan antara lain: a) iman, takwa, dan ikhlas merupakan nilai karakter dalam hubungannya dengan Tuhan; b) kejujuran, tanggung jawab, kemandirian, kerja keras, disiplin, percaya diri, kreativitas, dan rasa ingin tahu merupakan nilai karakter dalam hubungannya dengan diri sendiri; c) mentaati aturan, kerjasama, dan sopan santun merupakan nilai karakter dalam hubungannya dengan orang lain; d) kepedulian sosial dan cinta lingkungan merupakan nilai-nilai karakter dalam hubungannya dengan lingkungan; e) menghargai keragaman pemahaman merupakan nilai karakter dalam kaitannya dengan budaya dan adat istiadat tradisional. Selain itu keterlibatan santri dalam mewujudkan tujuan pendidikan karakter di pondok pesantren, dianggap satu hal yang tidak kalah penting. Santri sebagai salah satu aktor utama dalam pelaksanaan pendidikan karakter di pondok pesantren.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

maspuljr

Publisher

Subject

Other

Description

Edumaspul: Jurnal Pendidikan is concern in publishing the original research articles, review articles from the contributors and the current issues related to multidisipline of education. Edumaspul: Jurnal Pendidikan focuses on the following topics: Curriculum development, teacher education and ...