Penelitian ini menganalisis penyesuaian diri guru non Pendidikan Khusus (PLB) dalam kegiatan mengajar di SLB Negeri 02 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi guru non-PLB dalam mengajar anak berkebutuhan khusus (ABK) didorong oleh keinginan untuk menambah pengalaman, tantangan baru, dan semangat orang tua siswa. Dalam prosesnya, guru menghadapi berbagai kendala, seperti kesulitan menyampaikan materi, menjaga fokus siswa, dan menangani perilaku tantrum. Strategi adaptasi yang digunakan antara lain penilaian, bermain sambil belajar, dan konsultasi dengan guru lain atau orang tua siswa. Penyesuaian diri guru memerlukan waktu yang bervariasi, dipengaruhi oleh karakteristik individu dan upaya yang dilakukan, termasuk mengikuti pelatihan khusus. Kajian ini menekankan pentingnya dukungan terhadap guru non-PLB untuk meningkatkan kualitas pengajaran di SLB.
Copyrights © 2024