Hotspot adalah sebuah tempat yang disediakan untuk mengakses internet tanpa menggunakan kabel. Jaringan hotspot membutuhkan sebuah perangkat access point yang berfungsi sebagai pemancar jaringan. SMA Muhammadiyah Bangkinang menggunakan internet Indihome dengan satu router jenis Huawei HG8245H5 sebagai pemancar dengan jangkauan sekitar 25 meter dan bandwith sebesar 40 MBps. Penggunaan internet di SMA Muhammadiyah mengalami kendala yaitu jangkauan intenet yang tidak merata pada gedung belajar. Hal ini tentu saja dapat mengganggu proses belajar mengajar karena penggunaan jaringan internet yang kurang maksimal sebagai media belajar. Oleh karena itu dibutuhkan perancangan jaringan hotspot dengan menggunakan metode random sampling dan coverage visualization. Perancangan jaringan hotspot juga menggunakan aplikasi Ekahau Site Survey dan InSSIDer. Jaringan hotspot dibuat menggunakan fitur hotspot yang ada pada mikrotik dengan menggunakan access point sebagai pemancar, ada 3 jenis user untuk login hotspot yaitu Admin, Guru, dan Siswa. Penempatan access point menggunakan aplikasi Ekahau Site Survey dapat memetakan jangkauan dari access point. Hasilnya setelah dilakukan perancangan jaringan hotspot, beberapa ruangan yang sebelumnya tidak terjangkau jaringan sudah mendapatkan jaringan. Setelah ditambahkan 2 access point yang berada di kelas XI IPA dan X IPS maka ruangan yang sebelumnya tidak tercover jaringan sudah tercover oleh jaringan dengan nilai RSSI <-45dBm. Sebelumnya ruangan tersebut memiliki nilai Receive Signal Strength Indicator (RSSI) sekitar -80dBm dan setelah dilakukan perancangan jaringan hotspot ruangan tersebut mengalami peningkatan dengan nilai rata rata RSSI di bawah -50 dBm. Nilai ini masuk dalam kategori sangat bagus berdasarkan standar TIPHON.
Copyrights © 2025