Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil
Vol. 9 No. 3 (2025): Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025

Kinerja Mekanis Beton Ringan Menggunakan Serat Sabut Kelapa dan Agregat Batu Apung

Ade Okvianti Irlan (Universitas Trisakti)
Liastary Pradina Febrianty (Universitas Trisakti)
Muhammad Sofyan (Intitut Teknologi PLN)



Article Info

Publish Date
22 Dec 2025

Abstract

Produksi beton ringan berbasis agregat pumice menawarkan pendekatan yang lebih berkelanjutan untuk mengurangi ketergantungan pada agregat alami sekaligus menurunkan berat struktur. Namun, pengurangan densitas sering diikuti oleh penurunan kinerja mekanis. Penelitian ini meninjau pengaruh substitusi pumice sebesar 20% sebagai agregat kasar dan penambahan serat sabut kelapa (0–2.0%) terhadap slump, densitas, kuat tekan, dan kuat tarik belah beton pada umur 28 hari. Substitusi pumice menurunkan slump dari 120 mm menjadi 100 mm dan mengurangi densitas sebesar 9–13%, sejalan dengan karakter pumice yang ringan dan berpori. Penambahan serat menurunkan kelecakan tetapi tetap dalam batas kerja beton struktural. Kuat tekan menurun dari 18,78 MPa menjadi 13,37 MPa akibat penggunaan pumice, namun meningkat kembali pada kadar serat 0,5% sebelum kembali menurun pada dosis lebih tinggi. Sebaliknya, kuat tarik belah meningkat stabil dari 1,22 MPa hingga 1,84 MPa, menunjukkan efektivitas mekanisme bridging serat dalam menahan retak. Analisis ANOVA menegaskan pengaruh signifikan variasi campuran terhadap kedua parameter mekanis. Evaluasi multikriteria menunjukkan bahwa PA20–F1.0 dan PA20–F1.5 memberikan performa paling seimbang. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi pumice dan serat sabut kelapa efektif menghasilkan beton ringan dengan ketangguhan lebih baik

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

bejts

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Focus and Scope Borneo Engineering : Structural Engineering, Transportation Engineering, Water Resources, Geotechnical Engineering and Construction ...