Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan bertujuan untuk menyediakan akses layanan kesehatan yang merata, tetapi menghadapi tantangan seperti pemahaman publik yang terbatas, ketidakakuratan data, dan hambatan teknologi. Layanan masyarakat di Kecamatan Pakal, Surabaya ini meningkatkan pengetahuan publik tentang layanan BPJS Kesehatan melalui pelatihan dan pendampingan PANDAWA. Peserta memperoleh keterampilan dalam pendaftaran, pemutakhiran data, dan akses layanan, sementara tantangan seperti rendahnya literasi digital dan terbatasnya internet diatasi melalui pendidikan yang terarah. Program ini menunjukkan model yang dapat direplikasi untuk meningkatkan layanan administratif dan memperluas akses layanan kesehatan yang inklusif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 75% setelah pelatihan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya inovasi layanan berbasis digital serta pendekatan edukatif dalam meningkatkan efektivitas program JKN. Dengan pelatihan praktis dan pendampingan personal, PANDAWA mampu menjembatani kesenjangan digital di tingkat masyarakat lokal. Studi ini memberikan dasar bagi pengembangan program serupa di wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa.
Copyrights © 2025