Lingkungan yang bersih dan sehat merupakan indikator penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas sanitasi. Di Desa Cibanteng, Kabupaten Cianjur, kondisi sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK) yang kurang layak menjadi salah satu pemicu munculnya masalah kesehatan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sanitasi melalui perbaikan fasilitas MCK agar dapat digunakan dengan lebih aman, nyaman, dan higienis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, melibatkan mahasiswa dan masyarakat setempat mulai dari tahap observasi kebutuhan, diskusi perencanaan, hingga pengerjaan renovasi sederhana. Kegiatan perbaikan meliputi penggantian pintu yang rusak, pengecatan ulang dinding, pembersihan area sekitar, serta penambalan bagian bangunan yang retak atau berlubang. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan positif, baik dari segi fungsi bangunan maupun perilaku masyarakat. Fasilitas yang lebih layak meningkatkan kenyamanan pengguna, menjaga privasi, serta mendorong kesadaran kolektif mengenai pentingnya sanitasi. Selain itu, proses gotong royong yang terjadi selama kegiatan memperkuat hubungan sosial dan rasa kepemilikan warga terhadap fasilitas umum. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi nyata dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025