Permasalahan pencatatan stok yang masih dilakukan secara manual menjadi kendala utama bagi Rahayu Bakery karena menimbulkan ketidaksesuaian data, keterlambatan pelaporan, serta sulitnya memantau persediaan secara akurat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendukung digitalisasi pengelolaan bahan baku melalui penerapan sistem informasi inventaris berbasis web. Pelaksanaan program dilakukan melalui observasi, wawancara, analisis kebutuhan, perancangan sistem, pembangunan aplikasi, serta pelatihan bagi pemilik dan karyawan. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan akurasi pencatatan sebesar 20–25 persen, percepatan waktu input dari beberapa menit menjadi kurang dari 30 detik per transaksi, serta kemudahan dalam menghasilkan laporan otomatis. Fitur peringatan stok minimum juga membantu mencegah keterlambatan pengadaan bahan baku dan menjaga keberlanjutan proses produksi. Kebaruan kegiatan ini terletak pada penerapan sistem digital pertama di Rahayu Bakery serta model pendampingan sederhana yang dapat direplikasi oleh UMKM lain. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan efisiensi operasional dan memperkuat langkah transformasi digital UMKM dalam pengelolaan persediaan.
Copyrights © 2025