Adanya pelecehan seksual dengan korban berusia pelajar merupakan suatu tugas rumah bagi pemerintan, lembaga pendidikan, keluarga serta masyarakat secara umum. Kurangnya pengetahuan mengenai pendidikan seksual menyebabkan korban pelecehan seksual diusia remaja diam tidak mau bersuara. Pada penelitian ini penulis memiliki tujuan untuj mengetahui bagaimana peran lembaga pendidikan melalui manajemen kesiswaan dalam upaya pencegahan pelecehan seksual dilingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalaha metode kualituatf dengan pendekatan literature review. Artiel yang diperoleh melalui laman pencarian juranl internasional maupun nasional seperti google schoolar, jurnal-jurnal manajemen pendidikan, jurnal sosial dan jurnal kesehatan. Artikel dipilih dengan kriteria terbit pada jurnal yang terpercaya, dengan melihat literatur yang digunakan, tahun terbit antara 2012-2022, serta sesuai dengan tipik pembahasan dalam penelitian ini. Kata kunci pencarian artikel antara lain, pelecehan seksual, dampak pelecehan seksual, upaya pencegahan pelecehan seksual, manajemen pendidikan, manajemen kesiswaan, manajemen peserta didik, peran sekolah, dan pendampingan korban. Penelitian ini menyampaikan bahwa lembaga pendidikan melalui manajemen pendidikan dan peran guru harus berupaya melakukan pencegahan terjadinya pelecehan seksual disekolah. Salah satu nya dengan mengoptimalkan manajemen kesiswaan dari awal siswa menjadi bagian dari kegiatan pembelajaran hinggan selesai menempuh proses pembelajaran dan menjadi alumni. Lembaga pendidikan juga harus mendukung korban pelecehan seksual dengan maksimal.
Copyrights © 2025