Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi
Vol 8, No 3 (2025): Juni 2025

Keamanan Siber dalam Era Digital : Tantangan dan Solusi dengan Zero Trust Architecture

Ilham Swandanang (Universitas Multidata Palembang)
M Zacky Aulya (Universitas Multidata Palembang)
Novan Wijaya (Universitas Multidata Palembang)



Article Info

Publish Date
25 Jun 2025

Abstract

Abstrak - Fenomena perkembangan teknologi digital yang pesat membawa kemudahan sekaligus tantangan serius dalam keamanan siber, di mana ancaman yang semakin kompleks dan canggih menargetkan infrastruktur penting serta data sensitif, terutama di Indonesia yang meskipun telah memiliki regulasi seperti Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, masih menghadapi keterbatasan sumber daya manusia dan infrastruktur keamanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran dan implementasi Zero Trust Architecture (ZTA) sebagai pendekatan keamanan siber adaptif dalam menghadapi ancaman di era digital dengan memperhatikan kompleksitas infrastruktur dan keterbatasan sumber daya di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis deskriptif terhadap konsep Zero Trust, perkembangan ancaman siber, serta kondisi keamanan siber di Indonesia dengan fokus pada tantangan implementasi dan strategi adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ZTA menawarkan pendekatan keamanan efektif berdasarkan prinsip “Never trust, always verify” yang membatasi akses dan mendorong monitoring real-time, namun keberhasilannya bergantung pada kesiapan organisasi dari segi budaya keamanan, pemahaman aset digital, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan, sehingga diperlukan pendekatan bertahap dan integrasi teknologi untuk mengatasi tantangan teknis dan budaya yang ada.Kata Kunci: Keamanan Siber; ZTA; Digital; Perlindungan Data. Abstract - The rapid development of digital technology brings both conveniences and serious challenges in cybersecurity, where increasingly complex and sophisticated threats target critical infrastructure and sensitive data, especially in Indonesia. Although regulations such as the Personal Data Protection Act exist, the country still faces limitations in human resources and security infrastructure. This study aims to analyze the role and implementation of Zero Trust Architecture (ZTA) as an adaptive cybersecurity approach to address threats in the digital era, considering the complexity of infrastructure and resource constraints in Indonesia. The method used is a literature review and descriptive analysis of the Zero Trust concept, the development of cyber threats, and the cybersecurity conditions in Indonesia, focusing on implementation challenges and adaptation strategies. The results show that ZTA offers an effective security approach based on the principle of "Never trust, always verify," which restricts access and promotes real-time monitoring. However, its success depends on organizational readiness in terms of security culture, understanding of digital assets, and collaboration among stakeholders, requiring a gradual approach and technological integration to overcome existing technical and cultural challenges.Keywords: Cybersecurity; Zero Trust Architecture; Digital; Data Protection

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jnkti

Publisher

Subject

Aerospace Engineering Automotive Engineering Computer Science & IT Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Electrical & Electronics Engineering Engineering Neuroscience Transportation

Description

Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi adalah jurnal nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Komputer Universitas Serambi Mekkah tahun 2018 dan telah Terakreditasi SINTA 5. Jurnal ini terbit sebanyak enam edisi dalam satu tahun yaitu setiap bulan Februari, April, Juni, ...