Penerapan smart city di Indonesia menghadapi berbagai tantangan, diantaranya infrastruktur, sumber daya manusia, dan kesiapan masyarakat. Publikasi smart city di Indonesia secara implementatif cukup banyak dilakukan namun masih minim publikasi yang dapat memetakan tren penelitian tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tren penelitian smart city di Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis bibliometrik dan konten, serta menggunakan database Scopus dan memanfaatkan software VosViewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak tahun 2018, publikasi smart city di Indonesia telah diminati oleh kalangan akademisi dan mendapatkan publikasi terbanyak pada tahun 2022. Penelusuran co-authorship berdasarkan unit analisis penulis menunjukkan bahwa terdapat 136 penulis dengan minimal 1 dokumen publikasi, yang terklasifikasi ke dalam 29 klaster. Indonesia merupakan negara asal penulis yang paling banyak mempublikasikan smart city di Indonesia, yaitu sejumlah 37 artikel. Diikuti penulis dari negara Australia, Japan, dan Germany, dan beberapa negara lainnya. Visualisasi co-occurrence membentuk empat klaster. Keempat klaster yang terbentuk memperlihatkan spektrum kajian yang meliputi isu perkotaan, tata kelola, pembangunan berkelanjutan, hingga penerapan teknologi dan analisis jejaring sosial, sehingga mencerminkan keberagaman namun tetap terarah pada konteks transformasi kota cerdas d Indonesia. Topik baru yang dikaji, diantaranya adalah capital city, urban development, sustainable development, dan Nusantara capital city. Analisis konten menggambarkan adanya sepuluh tematik smart city di Indonesia, dan terdapat peluang penelitian masa depan yang berkaitan dengan desain model regulasi nasional yang harmonis, adaptif, dan berbasis data, evaluasi komparatif evektivitas kebijakan antar daerah, serta tata kelola kolaboratif dan multi-level governance dalam penerapan smart city di Indonesia. Kesimpulannya, tren penelitian smart city di Indonesia memberikan potensi penelitian selanjutnya yang meliputi penguatan kerangka regulatif, integrasi teknologi canggih, serta pengembangan tata kelola kolaboratif yang mampu menjawab kompleksitas transformasi perkotaan. Selain itu, munculnya fokus-fokus baru seperti pembangunan Ibu Kota Nusantara dan agenda keberlanjutan menunjukkan bahwa riset smart city ke depan perlu lebih adaptif, interdisipliner, dan sensitif terhadap dinamika sosial-budaya serta kebutuhan daerah. Kata Kunci: Smart city, Smart city di Indonesia, Analisis Bibliometrik, Analisis Konten.
Copyrights © 2025