Aletheia: Jurnal Sosial & Humaniora, Inovasi, Ekonomi dan Edukasi
Vol 2 No 1 (2025)

Akselerasi Motorisasi di Wilayah Kepulauan Lombok-Sumbawa: Evaluasi Pertumbuhan Kendaraan Bermotor dan Tantangan Infrastruktur Transportasi Darat

Idna Raudatul Khotimah (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Al-Azhar Mataram, Indonesia)
Baiq Mela Hilma Yunita (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Al-Azhar Mataram, Indonesia)
Karina Juniarti Utami (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Al-Azhar Mataram, Indonesia)
Herie Saksono (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Al-Azhar Mataram, Indonesia)



Article Info

Publish Date
09 Jun 2025

Abstract

Wilayah Kepulauan Lombok-Sumbawa mengalami fenomena akselerasi motorisasi yang signifikan dalam era revolusi industri 4.0 dan masyarakat 5.0, namun tidak diimbangi pengembangan infrastruktur transportasi yang memadai. Studi transportasi di wilayah kepulauan masih relatif terbatas, khususnya yang menganalisis disparitas antara pertumbuhan kendaraan bermotor dan kapasitas infrastruktur secara komprehensif. Studi ini menjawab pertanyaan: bagaimana pola akselerasi motorisasi di wilayah Kepulauan Lombok-Sumbawa periode 2015-2023 dan tantangan infrastruktur transportasi darat yang dihadapi? Tujuannya untuk menganalisis akselerasi motorisasi dalam konteks tantangan infrastruktur dan merumuskan rekomendasi strategis untuk pengembangan transportasi berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-analitis dengan analisis Compound Annual Growth Rate (CAGR) terhadap data runtut-waktu kendaraan bermotor dan infrastruktur transportasi periode 2015-2024 dari Badan Pusat Statistik. Hasil menunjukkan pertumbuhan kendaraan bermotor mencapai CAGR 5,70% dengan dominasi sepeda motor 90,34%, kontras dengan penurunan panjang jalan sebesar 1.008,56 kilometer (CAGR -1,38%). Temuan kritis mengungkapkan disparitas mengkhawatirkan, di mana rata-rata penambahan 97.740 unit kendaraan per tahun harus menggunakan jaringan jalan yang berkurang 126,07 kilometer per tahun. Heterogenitas spasial menunjukkan panjang jalan di Kabupaten Lombok Utara tumbuh 8,45%, sementara di Kabupaten Lombok Timur turun drastis -10,06%. Kesimpulan menunjukkan ketimpangan fundamental antara motorisasi dan infrastruktur yang mengancam keberlanjutan transportasi regional. Rekomendasi meliputi pengembangan Rencana Induk Transportasi Kepulauan, implementasi Bus Rapid Transit, dan pembentukan Otoritas Transportasi Regional untuk koordinasi tata kelola multilevel yang berkelanjutan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

aletheia

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Public Health Social Sciences

Description

Fokus dan Ruang Lingkup Fokus ALETHEIA: Jurnal Sosial & Humaniora, Inovasi, Ekonomi, dan Edukasi merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada bidang-bidang ilmu Sosial & Humaniora, Inovasi, Ekonomi, dan Edukasi beserta pengembangannya. Jurnal ini menerbitkan artikel berdasarkan studi empiris baik yang ...