Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana media pendingin pasca pengelasan MAG mempengaruhi kekerasan dan struktur mikro baja SPHC (Plate Steel Hot Rolled Coiled). Pengelasan dilakukan menggunakan metode Metal Active Gas (MAG) dengan media pendingin air, oli, dan udara. Untuk menguji kekerasan, metode Rockwell skala B (HRB) digunakan. Di sisi lain, mikrostruktur diamati pada daerah weld metal, zona panas yang terpengaruh (HAZ), dan base metal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, jika dibandingkan dengan media pendingin oli dan udara, media pendingin air menghasilkan kekerasan tertinggi. Kekerasan diperoleh pada weld metal sebesar 74,99 HRB, area HAZ sebesar 90,12 HRB, dan base metal sebesar 81,39 HRB. Pengamatan mikrostruktur menunjukkan fraksi perlit tertinggi pada media pendingin air, sebesar 75% pada area HAZ dan 69% pada base metal, sementara fraksi ferit turun. Secara keseluruhan, perubahan sifat mekanik dan struktur mikro baja SPHC sangat dipengaruhi oleh variasi media pendingin dan lokasi daerah pengelasan.
Copyrights © 2025