Masyarakat Desa Mallongi-longi, Kabupaten Pinrang menghadapi permasalahan serius pada sektor pertanian yakni tingginya ketergantungan pada pupuk kimia yang tidak hanya mahal namun juga memiliki dampak terhadap lingkungan. Potensi pertanian yang tinggi mendorong adanya alternatif guna mengatasi masalah tersebut. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan mengatasi masalah tersebut sekaligus mendukung budiaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang menjadi potensi lokal sebagai obat tradisional. Metode yang digunakan adalah sosialisasi melalui ceramah dan pelatihan melalui demontrasi langsung, pelaksanaan pengabdian dilaksanakan pada 29 Juli 2025 di Kediaman Kepala Desa Mallongi-longi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pada aspek memahami pengertian sampak organi dari 65% menjadi 90%, pupuk kompos dari 60% menjadi 92%, prosedur pembuatan pupuk kompos dari 55% menjadi 88%, cara pengaplikasian dari 45% menjadi 85% dan manfaat pupuk kompos dari 50% menjadi 95%. Hal ini mengindikasikan program pengabdian efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam membuat pupuk kompos sebagai alternatif pupuk kimia dan untuk mendukung budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Dengan telaksananya pengabdian, diharapkan dapat diterapkan oleh masyarakat sehingga menciptakan pertanian secara berkelanjutan, mendukung kemandirian masyarakat, terciptanya taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang subur hingga mengoptimalkan pemanfaatan sampah anorganik yang selama ini terabaikan.
Copyrights © 2025