Pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan penting untuk mengurangi kesenjangan sosial. Di Indonesia, UMKM berperan besar dalam pertumbuhan ekonomi dan pelestarian budaya. Namun, daerah pedesaan seperti Kampung Kaum Selatan, Desa Mangunreja, masih menghadapi tantangan ekonomi. Untuk mengoptimalkan potensi lokal, pendampingan dan pembentukan koperasi menjadi strategi efektif. Koperasi dapat memberdayakan UMKM melalui kepemilikan kolektif dan pengambilan keputusan demokratis. Kelompok Masyarakat Dawagung (KMD) memiliki potensi besar seperti produksi pupuk cair dari kotoran walet, pelatihan kemasan gula semut, desain produk kaligrafi, dan budidaya lele gentong. Solusi yang ditawarkan adalah pendampingan dalam mendirikan koperasi agar masyarakat dapat mengakses dukungan pengembangan ekonomi lokal. Program pengabdian masyarakat dari Fakultas Rekayasa Industri bertujuan memberikan dukungan menyeluruh bagi KMD untuk membentuk dan mengelola koperasi sebagai langkah strategis menuju kesejahteraan dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di Desa Mangunreja
Copyrights © 2025