Abstrak— Penentuan mutu biji kopi secara akurat merupakan bagian penting dalam proses pascapanen dan pengolahan industri kopi. Namun, klasifikasi manual masih bersifat subjektif dan kurang efisien. Penelitian ini bertujuan membangun sistem klasifikasi otomatis untuk membedakan biji kopi dan non-kopi menggunakan metode Support Vector Machine (SVM) yang dikombinasikan dengan ekstraksi fitur tekstur dari citra menggunakan Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Dataset terdiri dari citra tiga jenis biji kopi (green, light, dark) serta citra non-kopi (beras, leci, dan coklat). Setiap citra diolah melalui tahap grayscale, resize, ekstraksi fitur (contrast, correlation, energy, homogeneity), dan normalisasi. Model SVM dioptimasi dengan Grid Search dan 5-fold cross validation. Hasil pengujian menunjukkan model mampu mengklasifikasikan dua kelas dengan akurasi 100%. Sistem telah diimplementasikan dalam aplikasi web berbasis Python. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi GLCM dan SVM efektif untuk klasifikasi visual biji kopi dan memiliki potensi aplikasi dalam proses sortir otomatis dan kontrol mutu berbasis citra digital.
Copyrights © 2025