Kerupuk adalah makanan ringan yang sangat diminati oleh kalangan masyarakat Indonesia. Saat ini, kerupuk memiliki kelemahan dalam hal rasa, penampilan, dan cakup pasar yang terbatas. Begitu juga dengan proses pembuatannya, pembuatan kerupuk masih dilakukan secara manual dan kurang higenis. Dalam proses pembuatannya, proses pemotongan menjadi pertimbangan penting untuk menghasilkan kerupuk. Sehingga penting untuk meningkatkan kapasitan, kualitas, dan kebersihan proses produksi kerupuk. Berdasarkan uraian tersebut, penulis merancang mesin pengiris kerupuk lontongan dengan kapasitas 90 kg/jam. Spesifikasi sistem trasmisi pada mesin sebagai berikut: untuk ukulan pully kecil berdiameter 60 mm dan pully besar berdiameter 200 mm, v-belt menggunakan tipe A-40, poros berdiameter 1 inc dengan panjang 520 mm, bearing menggunakan dua dengan tipe Ucp 205-16, dan pegas dengan panjang 180 mm.
Copyrights © 2025