Makanan kerupuk tapioka merupakan makanan yang sering dijumpai dan usaha yang cukup populer. Tingginya peminat kerupuk tapioka membuat produsen terkendala keterbatasan alat produksi karena masih mengandalkan tenaga SDM dalam proses pengirisan, sehingga hasil produksi tidak maksimal dan efisien sehingga untuk memakasimalkan proses pengirisan perlu dibuat alat pengiris lontongan kerupuk. Salah satu komponen utama pada mesin pengiris lontongan kerupuk tapioka adalah Rangka. Rangka adalah bagian penting untuk sebuah mesin untuk tumpuan maupun sebagai penopang beban operasional dan memberikan stabilitas, hal ini berdampak langsung pada efisiensi produksi dan kualitas kerupuk yang akan dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kekuatan rangka mesin pengiris lontongan kerupuk tapioka degan kapasitas 90 kg/jam. Metode yang digunakan adalah simulasi dengan membandingkan baja ASTM A36 dan ST 37 menggunakan Solidworks. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa baja ST37 teruji optimal karena menghasilkan faktor keamanan yang tinggi (7,187×100) dan deformasi yang lebih kecil (1,983×100 mm) serta baja ASTM A36 yang juga teruji cukup kuat dan kokoh dengan faktor keamanan 3,377×100mm) dan deformasi (2,033×100 mm). Pemilihan material yang tepat pada rangka mesin ini secara langsung memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan efisiensi produksi dan kualitas produk kerupuk tapioka.
Copyrights © 2025