Meningkatnya kebutuhan pakan ikan pelet, khususnya di Indonesia, mendorong pengembangan mesin pemecah pelet yang efisien dan terjangkau. Harga pakan komersial yang mahal serta ketersediaan bahan baku lokal yang melimpah menciptakan dilema bagi para petani ikan. Penelitian ini mengoptimalkan rancangan mesin pemecah pelet kapasitas 40 kg/jam dengan menganalisis sistem transmisi dan dayanya, yang meliputi pemilihan motor, puli, dan sabuk V-belt yang tepat. Sistem transmisi, khususnya penggunaan belt dan pulley, dipilih karena kemudahan perawatan, harga yang relatif murah, dan kemampuannya mentransmisikan daya yang besar pada tegangan rendah. Metode penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem transmisi, perhitungan daya, serta simulasi dan pengujian kinerja. Hasil optimasi menunjukkan peningkatan efisiensi energi sebesar 80% dibandingkan dengan rancangan awal, dengan kecepatan putaran optimal 580 rpm dan kebutuhan daya 0,27 kW. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teknologi tepat guna di sektor perikanan Indonesia, berpotensi menurunkan biaya produksi pakan ikan dan meningkatkan produktivitas.
Copyrights © 2025