Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kadar karbon pada baja terhadap kekuatan tarik material. Baja merupakan paduan logam yang banyak digunakan dalam industri manufaktur dan konstruksi karena sifat mekaniknya yang dapat disesuaikan melalui komposisi kimia, terutama kadar karbon. Dalam penelitian ini, dilakukan pengujian terhadap beberapa sampel baja dengan kadar karbon rendah (baja lunak), dan tinggi (baja keras). Uji tarik dilakukan untuk menentukan nilai kekuatan tarik maksimum dari masing-masing sampel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin tinggi kadar karbon dalam baja, semakin besar kekuatan tarik yang dihasilkan, namun dengan konsekuensi penurunan keuletan dan peningkatan kerapuhan. Temuan ini menegaskan bahwa kadar karbon merupakan parameter penting dalam menentukan karakteristik mekanik baja, sehingga perlu disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi spesifik.
Copyrights © 2025