Ketahanan korosi merupakan faktor krusial dalam pemilihan material pisau pemotong kerupuk, mengingat lingkungan operasionalnya yang lembab dan mengandung garam yang dapat mempercepat proses korosi yang berdampak pada penurunan kinerja struktural serta peningkatan biaya pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan laju korosi antara pisau berbahan stainless steel tipe 201 dan 304 Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik uji berat (weight loss method) dan pengamatan morfologi permukaan menggunakan mikroskop optik. Sampel direndam dalam larutan air laut buatan dengan salinitas 3,5% NaCl selama 7, 14, dan 21 hari untuk mengamati perubahan massa serta laju korosi dalam satuan mm/tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stainless steel 304 memiliki laju korosi Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemilihan material tahan korosi untuk aplikasi di lingkungan yang mengandung gram dan mendukung efisiensi biaya dalam jangka panjang.
Copyrights © 2025