Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kadar karbon terhadap kekuatan impak baja karbon sedang (AISI 1045) dan tinggi (AISI D2) dengan menggunakan metode uji Charpy. Pengujian dilakukan pada spesimen berukuran 10x10x55 mm pada temperatur ruang, dan data dianalisis secara statistik menggunakan uji-t. Hasil menunjukkan bahwa AISI D2 memiliki kekuatan impak rata-rata lebih tinggi (0,405 Joule) dibandingkan AISI 1045 (0,3735 Joule), dengan nilai uji-t sebesar -5,16 yang menunjukkan perbedaan signifikan. Perbedaan ini disebabkan oleh struktur mikro AISI D2 yang didominasi martensit dan karbida keras hasil perlakuan panas, sedangkan AISI 1045 memiliki struktur ferit dan perlit yang lebih lunak dan ulet. Temuan ini menunjukkan pentingnya pemilihan kadar karbon dan perlakuan termal yang sesuai untuk meningkatkan ketangguhan baja dalam aplikasi industri yang memerlukan ketahanan terhadap beban kejut.
Copyrights © 2025