Alat uji impact merupakan alat yang digunakan untuk menguji ketangguhan material, dengan tujuan mengetahui seberapa besar energi yang diserap hingga terjadi patahan dan deformasi. Pengujian ini penting karena beban pada material tidak selalu terjadi secara perlahan, melainkan bisa datang secara tiba-tiba. Bahan uji yang digunakan adalah baja ST-42, yang merupakan baja karbon rendah dengan kadar karbon dibawah 0,25%. Baja ini umum digunakan dalam konstruksi mesin yang mengalami gesekan, seperti roda gigi dan poros. Namun, kekerasan permukaannya tergolong rendah. Oleh karena itu, untuk meningkatkan sifat kekerasannya, dilakukan perlakuan panas berupa annealing dan quenching. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh perlakuan panas tersebut terhadap ketangguhan impact dan struktur mikro baja ST-42. Dengan hasil pengujian annealing adalah 0,38 joule/ , 0,39 joule/ , 0,37 joule/ dengan rata rata 0,38 joule/ . Hasil pengujian quenching udara adalah 0,32 joule/ 0,3 joule/ 0,31 joule/ dengan rata rata 0,31 joule/ Hasil pengujian quenching air adalah 0,3 joule/ 0,29 joule/ 0,3 joule/ dangan rata rata 0,29 joule/ Hasil pengujian tanpa perlakuan panas adalah 0,35 joule/ 0,31 joule/ 0,33 joule/ dengan rata rata 0,33 joule/ Baja ST-42 setelah proses annealing memiliki ketangguhan yang lebih tinggi dibandingkan setelah proses quenching dan tanpa perlakuan panas.
Copyrights © 2025