Servis pendek merupakan teknik dasar yang sangat penting dalam bulu tangkis. Hasil pengamatan peneliti terhadap proses pembelajaran bulu tangkis di Sekolah Menengah Atas Plus Al-Fatimah Bojonegoro menunjukkan bahwa hasil belajar 10 dari 25 siswa tidak lengkap dalam mempelajari servis pendek dalam bulu tangkis. Pendekatan pembelajaran berbasis masalah menekankan pemecahan masalah dan pembelajaran mandiri, sehingga siswa dapat lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak model pembelajaran berbasis masalah terhadap peningkatan hasil belajar jangka pendek dalam bulu tangkis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas, dengan subjek penelitian adalah siswa SMA Plus Al-Fatimah Bojonegoro pada tahun ajaran 2023-2024, khususnya siswa kelas X IPA 1, sebanyak 25 siswa. Hasil penelitian pada Siklus 1 menunjukkan bahwa 32% siswa berhasil menguasai servis pendek bulu tangkis, sementara 68% belum berhasil. Sebaliknya, pada Siklus 2, terdapat peningkatan, dengan 89% siswa berhasil menguasai servis pendek bulu tangkis, dan 11% belum berhasil. Dari hasil ini, terlihat bahwa pendekatan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar dalam servis pendek bulu tangkis. Oleh karena itu, penelitian ini dapat memberikan referensi baru bagi pembelajaran pendidikan jasmani, dengan memberikan rekomendasi melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah yang dapat diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar servis pendek bulu tangkis.
Copyrights © 2025