Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, kemudahan digital payment, dan pengelolaan keuangan terhadap kinerja UMKM rumah makan warteg di Kota Cilegon. UMKM warteg berperan penting dalam memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat urban serta berkontribusi terhadap stabilitas ekonomi lokal. Namun, tantangan dalam pengelolaan keuangan, keterbatasan adopsi teknologi pembayaran digital, serta rendahnya pemahaman finansial masih menjadi hambatan dalam peningkatan kinerja usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuanti tatif dengan metode survei dan teknik analisis regresi linier berganda. Data diperoleh dari pelaku UMKM warteg yang terdaftar pada Dinas Koperasi dan UMKM di dua kecamatan utama, yaitu Cilegon dan Cibeber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, hanya variabel Kemudahan Digital Payment yang tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM. Sementara itu, literasi keuangan dan Pengelolaan Keuangan menunjukkan pengaruh yang signifikan. Namun secara simultan, ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peningkatan kapasitas manajemen keuangan sebagai strategi utama dalam memperkuat kinerja usaha kecil di tengah persaingan bisnis dan transformasi digital. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan program edukasi keuangan dan digitalisasi usaha oleh pemerintah daerah maupun lembaga pendamping UMKM
Copyrights © 2025