Laju pertumbuhan penduduk Indonesia yang tinggi menjadi tantangan dalam pembangunan nasional, yang salah satu solusinya adalah melalui peningkatan partisipasi program keluarga berencana (KB). Namun, tingkat keikutsertaan pria dalam pemakaian alat kontrasepsi masih sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemakaian alat kontrasepsi pada pria di Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross sectional. Sampel berjumlah 64 pria yang dipilih secara random dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan signifikan dengan pemakaian alat kontrasepsi adalah jumlah anak (p=0,001), pendapatan (p=0,006), pengetahuan (p=0,001), dan sikap (p=0,001). Sementara itu, usia, pendidikan, dan akses pelayanan KB tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor internal individu lebih dominan dalam memengaruhi perilaku kontrasepsi pada pria dibandingkan faktor eksternal seperti akses layanan.
Copyrights © 2025