Cacing merupakan salah satu dampak yang paling umum tersebar dan menjangkit banyak manusia di seluruh dunia. Di Indonesia, cacing adalah penyakit rakyat umum, infeksinya dapat terjadi secara simultan oleh beberapa cacing sekaligus. Pada umumnya, cacing jarang menimbulkan penyakit serius tetapi dapat menyebabkan gangguan kesehatan kronis yang berhubungan dengan faktor sosial ekonomis. Penyuluhan kesehatan dalam memberantas cacingan bertujuan untuk meningkatkan praktek hidup bersih dan sehat. Penyuluhan kesehatan adalah gabungan berbagai kegiatan dan kesempatan berlandaskan prinsip-prinsip belajar untuk mencapai suatu keadaan, dimana individu, keluarga, kelompok atau masyarakat secara keseluruhan ingin hidup sehat, Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian Quasi Experimen yaitu dengan desain One Group Pretest Posttest untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan cacingan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan uji statistik yaitu uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test. Terdiri dari 32 responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini dengan teknik Total Sampling. Sebelum dilakukan penyuluhan kepada responden tingkat pengetahuan siswa baik 1 orang (3,1%), cukup 21 orang (65,6%), kurang 10 orang (31,3%), dan setelah dilakukan penyuluhan tingkat pengetahuan responden menjadi baik 12 orang (37,5%), cukup 20 orang (62,5%), kurang (0%). Adanya pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan tentang cacingan siswa kelas V dengan nilai signifikan 0.00 < α 0.005. Hasil dari niilai 0,00 yaitu terdapat pengaruh pada penyuluhan tersebuat dengan nilai batas akhir 0,005 atau tidak berpengaruh. Diharapkan dengan pemberian penyuluhan cacingan dapat menambah pengetahuan di SDN 106172 Tuntungan.
Copyrights © 2025