Transportasi darat untuk pelajar di Kabupaten Lampung Tengah menjadi kebutuhan penting dalam distribusi perjalanan mereka menuju sekolah. Dalam rangka meningkatkan pelayanan transportasi bagi pelajar, Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Tengah telah mengimplementasikan program pelayanan bus sekolah gratis sejak tahun 2013. Program ini telah menerima bantuan armada bus dari Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Meskipun demikian, pelayanan bus sekolah masih menghadapi beberapa kendala, salah satunya adalah overload pada bus rute Gunung Sugih – Kota Gajah yang membuat pelajar merasa tidak aman dan nyaman. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan pelayanan bus sekolah yang melibatkan peningkatan jumlah armada, penambahan fasilitas halte, sosialisasi kepada sekolah-sekolah, serta pemeliharaan bus secara teratur guna meningkatkan kualitas dan kepuasan pengguna bus sekolah. Penelitian ini secara umum menggunakan metode kuantitatif. Secara khusus penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non eksperimen atau dengan cara metode survei. Untuk menentukan perhitungan sampel tersebut dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin 1960, sehingga survei wawancara persepsi pelajar tidak dilakukan kepada semua pelajar melainkan hanya diambil menurut sampel yang ditentukan. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, jumlah pengguna bus sekolah aktual pada rute Gunung Sugih - Kota Gajah adalah sebanyak 52 orang per hari. Ini menunjukkan bahwa sebanyak 52 orang menggunakan bus sekolah setiap harinya untuk perjalanan antara Gunung Sugih dan Kota Gajah.Namun, ada juga jumlah pengguna bus sekolah yang potensial sebanyak 249 orang atau 147 %. Ini adalah jumlah orang yang berpotensi menggunakan bus sekolah untuk perjalanan mereka antara Gunung Sugih dan Kota Gajah.
Copyrights © 2023