Kebisingan kereta api merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh Masyarakat yang tinggal di sekitar jalur kereta api. Kebisingan ini dapat menggagu kenyamanan yang juga akan berdampak pada kesehatan masyarakat. Salah satu Upaya untuk mengurangi kebisingan kereta api adalah dengan menggunakan peredam suara. Penelitan ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas peredam suara dinding menggunakan rockwool dan styrofoam terhadap tingkat kebisingan kereta dengan objek penelitian yaitu salah satu pemukiman di Rawa Laut Bandar Lampung. Metode yang dilakukan untuk mengetahui efektivitas jenis peredam terhadap tingkat kebisingan suara kereta yang melintas yaitu dengan melakukan pengukuran suara menggunakan alat decibel meter pada objek yang telah dipasang peredam dengan beberapa scenario pola penempatan bahan peredam. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, tingkat efektivitas peredam suara dengan nilai reduksi paling tinggi adalah rockwool dengan kemampuan redaman sebesar 11% dari suara yang dihasilkan oleh penggerak kereta (lokomotif) dan 15% dari suara yang dihasilkan gerbong kereta yang melintas.
Copyrights © 2024