Pendidikan berbasis budaya memiliki peran strategis dalam membentuk generasi moderat yang memiliki pemahaman agama yang inklusif serta mampu hidup harmonis dalam keberagaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sinergis keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membangun generasi moderat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga memiliki peran utama dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini melalui pola asuh yang berbasis kasih sayang dan keterbukaan. Sekolah turut berkontribusi melalui kurikulum yang menekankan kebhinekaan dan pendidikan karakter, sedangkan masyarakat membentuk lingkungan sosial yang mendukung keberagaman dan toleransi. Sinergi antara ketiga elemen ini sangat diperlukan untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga berkarakter inklusif dan toleran.
Copyrights © 2025