Penelitian ini di inisiasi berdasarkan urgensi peningkatan literasi teknologi di kalangan siswa sekolah menengah atas (SMA), khususnya pada teknologi penerbangan dan sistem alat bantu pendaratan visual (Visual Aids to Navigation) di bandar udara. Rendahnya pemahaman siswa terhadap aspek-aspek krusial ini, ditambah dengan minimnya pemanfaatan media pembelajaran virtual sebagai instrumen edukasi modern, mengindikasikan adanya kesenjangan pengetahuan yang perlu dijembatani (Safitri & Wibowo, 2023). Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi sosialisasi interaktif dan implementasi modul pembelajaran virtual berbasis website (bit.ly/virtualafl) dalam meningkatkan pemahaman kognitif dan afektif siswa mengenai teknologi penerbangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan evaluasi post-test pada 109 siswa- siswi SMA Mandala Trikora, Kota Jayapura, pada 21 Februari 2025. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap prinsip dan fungsi alat bantu pendaratan visual, serta manifestasi antusiasme tinggi terhadap format pembelajaran virtual. Pengembangan modul pembelajaran virtual juga diidentifikasi sebagai sumber daya edukasi berkelanjutan yang potensial bagi institusi pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pembelajaran berbasis virtual secara signifikan meningkatkan kapabilitas siswa dalam memahami teknologi penerbangan, sekaligus mendorong adopsi metode pembelajaran inovatif di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2025