: Remaja perempuan berisiko mengalami masalah kesehatan, salah satunya adalah nyeri menstruasi yang disebut dengan dysmenorrhea. Terjadinya dysmenorrhea sangat berdampak pada aktivitas sehari-hari. Dysmenorrhea berisiko menimbulkan gangguan, apabila tidak ditangani dengan baik dapat berdampak pada penurunan aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup. Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas core strengthening exercise terhadap primary dysmenorrhea pada remaja perempuan. Metode : penelitian ini menggunakan one group pre and post test with control design dengan melibatkan subjek sebanyak 114 orang yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan berjumlah 59 orang dan kelompok kontrol berjumlah 55 orang. Pengukuran derajat nyeri dysmenorrhea dilakukan awal dan akhir perlakuan. Alat ukur pada penelitian ini adalah NRS dan WaLLID Score. Hasil : Berdasarkan pengujian statistik setelah dilakukan core strengthening exercise selama 1 bulan didapatkan hasil yang signifikan dengan nilai p = 0,000 (p<0,05) yang berarti ada pengaruh core strengthening exercise pada nilai NRS awal dan akhir. Selain itu jika dibandingkan antara nilai NRS akhir pada kedua kelompok didapatkan hasil yang lebih baik pada kelompok perlakuan dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan : pemberian core strengthening exercise berpengaruh terhadap penurunan derajat nyeri dysmenorrhea pada remaja perempuan.
Copyrights © 2023