Persimpangan menjadi elemen krusial dalam sistem jalan perkotaan, karena faktor-faktor seperti efisiensi,keamanan, kecepatan, dan Tingkat kepadatan jalan sangat dipengeruhi oleh desain dari persimpangan tersebut.Jalan Martadinata–Jalan Mustafa Daeng Sirua termasuk dalam ruas rute utama yang mengaitkan pusat kota melaluiberbagai daerah penyangga di sekitarnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa padat aruskendaraan,solusi alternatif, termasuk arus lalu lintas, kepadatan kendaraan, dan keselamatan pengguna jalan.Metode penelitian ini adalah survei lapangan yaitu dilakukan dengan meneliti secara langsung dilapangan untukmendapatkan data-data yang dibutuhkan. perhitungan data kinerja simpang tak bersinyal menggunakan metodePedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023. Hasil analisa yang diperoleh nilai kapasitas (C) 2599 smp/jam, derajatkejenuhan (DJ) 0,52, dan nilai tundaan (T) sebesar 10,56 det/smp. Maka diperoleh tingkat pelayanan padapersimpangan Jl. Martadinata – Jl Muatafa Daeng Sirua masih mampu menampung volume lalu lintas, karenaderajat kejenuhan (DJ) masih kecil dan tingkat penilaian tundaan masih dalam kriteria baik, jadi tidak perlumelakukan perhitungan ulang pada persimpanagan tidak bersinyal Jl. Martadinata – Jl. Mustafa Daeng SiruaKata kunci: Simpang, Derajat kejenuhan , kapasitas
Copyrights © 2025