Kabupaten Karawang merupakan wilayah yang memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai penyangga kebutuhan pangan Prov. Jawa Barat dan nasional (sektor pertanian) serta sebagai kawasan industri (sektor industri). Meskipun mengemban tugas didua sektor sekaligus, namun perkembangan nilai tambah keduanya belum dapat tumbuh seimbang dalam struktur perekonomian daerah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi keterkaitan ekonomi antara sektor pertanian dan industri pengolahan dalam perekonomian Kabupaten Karawang, sebagaimana visi pembangunan jangka panjang daerah yang berpacu pada keseimbangan didua sektor tersebut. Metode analisis yang digunakan berupa Input-Output (I-O), meliputi efek pengganda matriks invers Leontief dan dampak penyebaran yang dilaksanakan dengan menurunkan tabel (I-O) Prov. Jawa Barat ke (I-O) Kabupaten Karawang. Secara eksplisit, berdasarkan hasil analisis matriks invers Leontief diketahui bahwa keterkaitan ekonomi antara sektor pertanian dan industri pengolahan di Kabupaten Karawang sudah saling terkait, baik keterkaitan ke belakang dan depan. Namun secara implisit, kinerja keterkaitan kedua sektor tersebut belum dapat berjalan seimbang dalam perekonomian Kabupaten Karawang, dimana berdasarkan hasil analisis dampak penyebaran diketahui bahwa sektor industri masih menjadi sektor leader dalam pertumbuhan ekonomi daerah (kuadran I) karena baik keterkaitan ke belakang dan depan sektor tersebut sangat baik, sedangkan sektor pertanian perlu didorong dan didukung oleh sektor lain karena kemampuan sektor tersebut lemah (kuadaran III)
Copyrights © 2024