cover
Contact Name
Anditania Sari Dwi Putri
Contact Email
litbang.bappedakrw@gmail.com
Phone
+6285795340338
Journal Mail Official
adm_litbang@karawangkab.go.id
Editorial Address
BAPPERIDA Kabupaten Karawang - Bidang Riset dan Inovasi Daerah Gd. Rubaya Lt. 2 Kompleks Kantor Bupati Karawang, Jl. A. Yani No. 1, Kec. Karawang Barat, Kab. Karawang, Jawa Barat 41314
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik
ISSN : -     EISSN : 31237258     DOI : -
JURNAL ILMIAH DAN KAJIAN AKADEMIK (JIKA), merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Bidang Penelitian dan Pengembangan pada BAPPEDA Kabupaten Karawang untuk memfasilitasi khususnya para pegawai yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang dan umumnya bagi pemangku kepentingan lainnya seperti peneliti, praktisi, dosen, mahasiswa dan unsur masyarakat lainnya untuk mempublikasikan hasil karya tulis ilmiahnya. Jurnal ini dikelola dengan melibatkan para ahli dibidangnya yang berasal dari internal maupun eksternal Pemerintah Kabupaten Karawang. Hadirnya Jurnal Ilmiah Kabupaten Karawang yang dikelola dengan baik dan profesional diharapkan akan semakin meningkatkan minat menulis dan minat mempublikasikan hasil tulisan dan penelitian ASN Kabupaten Karawang, khususnya dengan semakin banyaknya Jabatan Fungsional yang ada dan memerlukan wadah untuk publikasi yang bersifat peer-review.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 61 Documents
Kajian Kualitas Air Sungai Citarum yang Melintasi Kabupaten Karawang untuk Budidaya Ikan Patin (Pangasius sp.) Catur Pramono Adi; Guntur Prabowo; Maria Gorety; Asep Suryana
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 01 (2023): Juni 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DAS Citarum merupakan DAS terluas dan terpanjang di Provinsi Jawa Barat Indonesia yang melintasi 8 (delapan) kabupaten, termasuk Kabupaten Karawang. DAS tersebut diduga teraliri oleh limbah industri, karena dari 51 (lima puluh satu) industri di wilayah tersebut, hanya 18 (delapan belas) yang memiliki instalasi pengolahan air limbah. Sangat disayangkan jika luas dan panjang sungai tersebut tidak dimanfaatkan oleh masyarakat secara produktif. Oleh karena itu, direncanakan akan dilakukan budidaya ikan yang sesuai dengan kondisi lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek teknis yang meliputi kualitas air dan laju pertumbuhan dan mengetahui kondisi lingkungan budidaya ikan Patin (Pangasius sp.) di Sungai Citarum yang melintasi Kabupaten Karawang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui pengambilan sampel data, wawancara, observasi dan studi pustaka. Pengambilan sampel lingkungan dan kualitas air yang mengalir di Sungai Citarum dilakukan dengan menggunakan beberapa stasiun. Data dianalisis secara kualitatif dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a) Kualitas air berhubungan dengan performa pertumbuhan bibit Patin (Pangasius sp.). Umur 10 hari adalah suhu berkisar 24,00-30,50 °C. Saat benih berumur 20 hari, fluktuasi dan kondisi PH berkisar 7,97 – 8,03 mendukung pertumbuhan benih. Saat benih berumur 30 hari, fluktuasi kualitas air tidak mempengaruhi kinerja pertumbuhan; b) Kualitas air di DAS Citarum masih sesuai dengan baku mutu ikan patin (Pangasius sp.).
Tingkat Pendapatan Nelayan di Pasir Putih, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang Catur Pramono Adi
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 01 (2023): Juni 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi perikanan tangkap memberikan peluang adanya produksi perikanan yang berdampak pada tingkat pendapatan masyarakat nelayan. Di samping itu, tingkat pendapatan masyarakat nelayan juga dipengaruhi oleh sistem bagi hasil yang mereka terapkan, yang didasarkan pada kesepakatan. Sistem bagi hasil memiliki mekanisme dan perhitungan yang beragam, sesuai dengan kesepakatan dari masing-masing Kelompok Usaha Bersama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan nelayan dengan menggunakan alat tangkap Bubu dan membandingkan antara pendapatan nelayan dengan sistem bagi hasil dengan Upah Minimum Regional ( UMR) di Kabupaten Karawang. Area studi berlokasi di Pasir Putih, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan desk study. Analisis data bersifat induktif, analisis model interaktif, menarik kesimpulan dan verifikasi. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung kepada pengelola TPI, dan nelayan. Pemilihan responden dilakukan secara purposive sampling dengan keseluruhan nelayan berjumlah 85 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa a) Pendapatan nelayan di Pasir Putih, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang tergantung pada musim penangkapan; b) Kegiatan Nelayan di Pasir Putih ketika tidak melakukan aktivitas penangkapan ikan adalah berdagang, buruh, dan bertani; c) Penghasilan nelayan di Pasir Putih melalui sistem bagi hasil lebih kecil bila dibandingkan dengan UMR Kabupaten Karawang.
Penerapan Low Impact Development (LID) dalam Mendukung Kebijakan Zero Delta Q di Kabupaten Karawang Navis Bustiawan; Aries Purwanto
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 01 (2023): Juni 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi telah mendorong terjadinya peningkatan alih fungsi lahan di banyak daerah di Indonesia. Kabupaten Karawang sebagai salah satu daerah utama tujuan investasi di Provinsi Jawa Barat juga dihadapkan dengan tantangan tersebut. Semakin luas area lahan yang beralih fungsi menjadi area terbangun, semakin berkurang area resapan dan meningkatnya limpasan permukaan (run off) dan risiko banjir. Penelitian ini menganalisis penerapan Konsep Low Impact Development (LID) dengan pendekatan studi kasus pada salah satu lokasi perumahan untuk mengetahui sejauh mana penerapannya dapat mendukung kebijakan Zero Delta Q di Kabupaten Karawang. Pemodelan hidrologi dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak EPA SWMM (Environmental Protection Agency Storm Water Management Model). Teknik LID yang diusulkan pada lokasi kajian terdiri dari sumur resapan, bioretensi serta porous pavement. Simulasi hidrologi dilakukan dengan hujan rancangan periode ulang 2, 10, dan 100 tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa alih fungsi lahan dari sawah menjadi permukiman di lokasi kajian menyebabkan peningkatan debit puncak serta volume limpasan yang signifikan. Hasil tersebut juga menunjukkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang tersedia sebesar 22,9% tidak mampu mengakomodasi perubahan hidrologi yang terjadi. Penerapan teknik LID yang diusulkan dapat menurunkan debit puncak hingga 77% serta volume limpasan hingga 66% pada lokasi kajian dibanding dengan kondisi postdevelopment tanpa LID. Penerapan LID di lokasi kajian belum mampu mencapai kondisi yang diharapkan dikarenakan keterbatasan lahan yang hanya sebesar 15,9% dari total luasan yang ada. Namun demikian, hasil tersebut telah menunjukkan bahwa konsep LID dapat mendukung kebijakan zero delta q policy di Kabupaten Karawang.
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mobile di Kabupaten Karawang Eka Setiawati
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 01 (2023): Juni 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia merupakan salah satu indikator pemantau pencapaian pembangunan manusia di suatu wilayah, yang variable-variabelnya terdiri dari Indeks Pendidikan, Indeks Kesehatan dan Indeks Daya Beli. Rata-rata Lama sekolah adalah salah satu dari 2 sub variabel yang menjadi pembahasan dalam tulisan ini karena menjadi faktor penghambat meningkatnya Indeks Pendidikan yang saat ini masih berada di level “sedang”. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) didefinisikan sebagai jumlah tahun yang digunakan oleh penduduk usia 25 tahun ke atas dalam menjalani pendidikan formal. Oleh karena itu, quick win peningkatan RLS diprioritaskan pada usia tersebut, yang setelah dipelajari karakteristik mental dan fisiknya, maka sasaran dipersempit lagi dengan kelompok usia 25-40 tahun. Dengan jumlah 53 unit PKBM diseluruh Kabupaten Karawang atau rata-rata 1-2 PKBM dalam satu kecamatan, dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan partisipasi pendidikan kesetaraan masih rendah karena terkendala jarak. namun demikian, Kabupaten lain di Jawa Barat yang memiliki PKBM dalam jumlah banyak juga tidak berbanding lurus dengan capaian RLS nya. Untuk itu perlu inovasi yang  menghubungkan ketersediaan sarana prasarana  dengan karakteristik fisik dan mental manusia usia 25-40 tahun. Salah satu solusi yang ditawarkan untuk meningkatkan RLS adalah melalui PKBM Mobile (sekolah yang mendekati siswa belajar), sehingga cakupan layanan pendidikan kesetaraan menjadi lebih luas, tanpa harus menambah jumlah PKBM baru.
Strategi Literasi Digital Berbasis Al-Qur’an dalam Program NgabuburIT Relawan TIK Karawang untuk Peningkatan Literasi Digital Masyarakat Karawang Iwan Ridwan; Iwan Hermawan; Betha Nurina Sari; Oman Komarudin; Ariya Pardinand
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 01 (2023): Juni 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program NgabuburIT merupakan program tahunan Relawan TIK Karawang yang diselenggarakan setiap bulan Ramadan. Program ini menitikberatkan pada edukasi bagi masyarakat Karawang tentang empat pilar literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk memperkaya khazanah strategi edukasi etika digital bagi masyarakat Karawang, khususnya ketika momen Ramadan melalui literasi digital berbasis Al-Qur’an. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui survei kepada peserta program NgabuburIT serta studi pustaka relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tentang etika digital di masyarakat masih rendah karena belum mampu menyaring berita hoax serta berpotensi tetap menyebarluaskan berita hoax. Untuk itu, strategi literasi digital berbasis Al-Qur’an dapat dijadikan materi edukasi dalam menguatkan mentalitas dan cara bersikap di era disrupsi teknologi. 
Efektivitas Minat Baca Santri SMPIT di Era Pendidikan 4.0 Ayu Kartika Listiyana; Muhammad Hilman Habibi; Laela Salsabila Hidayat
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 01 (2023): Juni 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana efektivitas minat baca pada santri SMPIT dalam aspek-aspek tertentu di era Pendidikan 4.0. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Obyek penelitian ini adalah siswa kelas VII Andalusia di SMPIT Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar observasi, pedoman wawancara, lembar angket, dan dokumentasi. Hasil analisis berdasarkan observasi, wawancara, dan angket menunjukkan bahwa efektivitas minat baca siswa kelas VII Andalusia di SMPIT Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang dalam aspek kesadaran dan perhatian membaca sangat baik, sedangkan aspek rasa senang membaca cukup baik. Namun, aspek frekuensi membaca 20% dan 27% masih belum optimal dan perlu diperbaiki.
Optimalisasi Program Magrib Mengaji di Era 4.0 dalam Membentuk Karakter Remaja Masjid yang Religius di Kelurahan Tanjungpura Karawang Barat Mitra Sasmita; Aang Sholahudin Anwar
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 01 (2023): Juni 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama untuk semua orang dan di mana saja kita berada sangat penting untuk terus dipelajari dan diamalkan karena di dalam Pembelajaran Pendidikan Agama berisikan tentang nilai dan norma yang bersumber dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits serta Ijma Ulama maupun norma-norma yang diatur oleh negara yang sudah tentu manfaatnya sangat besar bagi peri-kehidupan masyarakat terutama bagi remaja baik secara karakter, sosial, ekonomi, politik maupun lainnya. Karena kehidupan remaja cenderung akan kehidupan yang penuh dengan gejolak, kegoncangan, dan pemberontakan. Pada fase tersebut perkembangan semua aspek dari dalam diri remaja dipengaruhi oleh suasana transisi, masa mencari identitas, masa berpikir bagaimana cara mengimplementasikan ajaran agama yang dianutnya dalam kehidupan sehari-harinya. Atas dasar itu pemerintah Kabupaten Karawang merasa bertanggung jawab atas kondisi remaja saat ini maka dibuatlah program Magrib Mengaji dengan tujuan mewujudkan masyarakat yang agamis. Pendidikan agama bagi remaja melalui Magrib Mengaji harus terus dijalankan, diberikan dibimbing dan diarahkan demi menuju terbentuknya karakter remaja yang religius. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui optimalisasi pelajaran pendidikan agama melalui magrib mengaji bagi remaja terutama Remaja Masjid Al-Hikmah Kelurahan Tanjungpura Kecamatan Karawang Barat dalam upaya membentuk karakter remaja yang religius. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Subyek penelitiannya adalah remaja masjid. Pengumpulan datanya melalui observasi, catatan lapangan, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini bahwa Optimalisasi Magrib Mengaji dalam pembentukan karakter remaja yang religius bagi remaja Masjid Al-Hikmah Kelurahan Tanjungpura Kecamatan Karawang Barat sangat baik dan sangat bermanfaat bagi diri remaja maupun lingkungan masyarakat terbukti dengan adanya kegiatan magrib mengaji remaja masjid selalu aktif dalam kegiatan salat berjamaah, berperan dalam setiap program kegiatan yang ada di masjid dan tumbuh sikap kepedulian terhadap lingkungan sekitar masjid
Angka Kematian Bayi di Kabupaten Karawang: Penyebab dan Solusinya Marliana Rahma
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 01 (2023): Juni 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih tinggi. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan tahun 2015, angka kematian bayi di Indonesia mencapai 23 per 1.000 kelahiran hidup (KH), sedangkan  target  SDGs menurunkan AKB hingga kurang dari 12 per 1.000 KH. Jumlah  kematian neonatal tahun 2017 di Jawa Barat adalah 2.764 kasus. Karawang merupakan salah satu dari tujuh kabupaten penyumbang kematian neonatal tertinggi pada tahun  2017,  yaitu 153  kasus.  Jumlah kematian bayi tahun 2018 sebanyak 162 kasus. Penyebab terbanyak kasus kematian  neonatal di Jawa Barat tahun 2017 adalah BBLR sebanyak 1.132 kasus, dan  asfiksia 799 kasus. Penyebab tertinggi kematian bayi di Karawang pada tahun 2018 adalah BBLR (78 kasus). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar penyebab dari masalah kematian bayi di Karawang dengan menggunakan RCA (Root Cause Analisys) serta membuat rekomendasi kebijakan berdasarkan akar permasalahan untuk menurunkan  kematian bayi di Kabupaten Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah sequential eksplanatori mixed method. Penelitian dibagi menjadi dua tahap. Root  cause analysis dilakukan dengan cara focus group discussion dan wawancara mendalam  terhadap key informan. Jumlah kematian  bayi  di  Karawang  pada  tahun  2018  adalah  162  kasus. Penyebab  terbanyak kematian bayi di Karawang adalah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) 78 kasus. Penyebab terbanyak kejadian BBLR adalah karena riwayat ibu Preeklamsia Berat (PEB).  Penyebab  terbanyak kejadian PEB adalah kurangnya pengetahuan dan sikap petugas kesehatan dalam mendeteksi dan menangani kasus PEB. Rekomendasi kebijakan yang dihasilkan adalah  penguatan materi PEB pre service.
Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia dan Penanaman Modal Dalam Negeri terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Karawang Perawati; Ermawati
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator penting dalam melihat keberhasilan pembangunan suatu negara atau daerah, pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan perkembangan positif menandakan bahwa suatu negara atau daerah mampu memaksimalkan penggunaan potensi-potensi ekonomi yang dimilikinya. Untuk melihat pertumbuhan ekonomi suatu daerah, maka dapat dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Oleh karena itu, perlu dilihat seberapa jauh perkembangan PDRB serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Berdasarkan penjelasan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karawang periode 2013-2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan analisis Regresi linear berganda yang selanjutnya dilakukan uji asumsi klasik, uji signifikansi secara simultan dan uji signifikansi secara parsial. Berdasarkan uji F, maka dapat disimpulkan bahwa secara simultan variabel IPM dan PMDN berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karawang. Berdasarkan uji t maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel IPM berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Karawang sedangkan variabel PMDN tidak berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Karawang.
Analisis Pemanfaatan Media Sosial Youtube dalam Pembentukan Karakter dan Kreativitas Siswa di Sekolah Dasar Muhammad Emir Muhaimin; Puji Isyanto; Ayu Fitri; Aang Solahudin Anwar
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media sosial youtube dalam pembentukan karaker dan kreativitas siswa kelas VI Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI dan seorang guru kelas VI di Sekolah Dasar. Teknik Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam metode wawancara, dilakukan oleh dua responden yaitu 1 siswa kelas VI dan seorang guru kelas VI di Sekolah Dasar. Pemanfaatan media social youtube dalam proses pembelajaran akan menggeser pembelajaran yang membosankan menjadi pembelajaran yang menyenangkan Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa respon siswa yang sangat antusias saat belajar dengan memanfaatkan media social youtube sebagai sumber belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara bersama guru dan siswa, maka dapat disimpulkan banyaknya siswa yang menyukai pembelajaran dengan menggunakan media social youtube dibandingkan belajar dengan metode ceramah yang cenderung membuat siswa mudah merasa jenuh pada saat pembelajaran dan juga guru pun merasa lebih mudah menjelaskan materi kepada siswa.