Konflik dalam dunia pendidikan merupakan realitas sosial yang tidak dapat dihindari dan perlu dikelola secara bijak, termasuk salah satunya di Sekolah Dasar. Kepala Sekolah memiliki peran dalam menanganinya. Penelitian ini bertujuan memahami strategi kepala sekolah dalam mengelola konflik di sekolah dasar di Kecamatan Klari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis, dimana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa kepala sekolah menggunakan mediasi, dialog terbuka, dan pendekatan kekeluargaan untuk meredakan konflik, dengan penekanan pada nilai-nilai keadilan, empati, dan tanggung jawab. Penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan kepemimpinan berbasis kecerdasan emosional, yang diharapkan dapat berimplikasi terhadap penguatan kapasitas emosional dan sosial kepala sekolah sebagai kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis dan inklusif.
Copyrights © 2025