Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tiga aspek penting dalam implementasi manajemen pembelajaran program akselerasi di SMAN 1 Teladan Yogyakarta Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu: implementasi manajemen kurikulum, proses belajar, dan mengajar pada Program Akselerasi di SMAN 1 Teladan Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, implementasi manajemen pendidik dan tenaga kependidikan pada Program Akselerasi di SMAN 1 Teladan Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, faktor penghambat dalam pelaksanaan manajemen pembiayaan, pendidik dan tenaga kependidikan, kurikulum dan proses belajar mengajar pada Program Akselerasi di SMAN 1 Teladan Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta dan bagaimana cara mengatasinya. Penelitian ini menggunakan data kualitatif, analaisis datanya menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Selain itu menggunakan metode Bogdan dan Biklen yaitu menganalisis data kualitatif dengan cara bekerja dengan data. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah menggunakan teknik observasi, wawancara dan pencermatan dokumen. Sementara pengujian keabsahan data dilakukan dengan cara memperpanjang waktu penelitian, triangulasi data, auditing data atau penelusuran data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara umum implementasi manajemen pembelajaran program akselerasi di SMA Negeri 1 Teladan Yogyakarta Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sudah berjalan dengan baik, dan beberapa masalah yang muncul bisa diatasi dengan baik pula. Manajemen kurikulum dan proses belajar mengajar dengan baik diawali dari melakukan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, melakukan pengawasan terhadap proses pembelajaran, dan melakukan evaluasi terhadap pembelajaran. Manajemen pendidik dan tenaga kependidikan. Pendidik merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan, dan melakukan penelitian. Dan tenaga kependidikan bertugas melaksanakan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan dan pelayanan teknis. Dalam melakukan pengelolaan kurikulum dan proses belajar dan mengajar dan pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan pihak SMAN 1 Teladan Yogyakarta menghadapi hambatan, namun pihak sekolah dapat menyelesaikan dengan baik. Caranya memanfaatkan secara maksimal segala faktor yang menjadi pendukung, peran masyarakat, dan proses pembelajaran itu sendiri sehingga telah berdampak positif terhadap siswa peserta didik dan bagi SMAN 1 Teladan Yogyakarta sendiri.
Copyrights © 2013