Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan: 1) peningkatan mutu pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Temon, 2) penerapan disiplin semi militer pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Temon, dan 3) pengelolaan kegiatan Praktek Kerja Industri(Prakerin) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Temon pada tahun pelajaran 2012/2013 dalam rangka penyelenggaraan otonomi pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, mengkaji perspektif partisipan dengan multi strategi, seperti metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengumpulan data dengan metode wawancara untuk mendapatkan data yang tentang input, proses dan out put yang berkaitan dengan mutu pembelajaran, penerapan kedisiplinan dan pengelolaan Praktek Kerja Industri(Prakerin), sedangkan metode observasi dan dokumentasi dilaksanakan untuk mendapatkan data yang kredibel tentang lingkungan sekolah, sarana prasarana sekolah, dan kegiatan-kegiatan sekolah yang berkaitan dengan peningkatan mutu pembelajaran di SMK Negeri 1 Temon.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pengelolaan mutu pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Temon kriterianya baik sekali, dibuktikan dengan dokumen kurikulum (KTSP) sudah lengkap, dokumen persiapan dan pelaksanaan pembelajaran guru baik sekali, sementara itu pada dokumen analisis hasil evaluasi pembelajaran dan dokumen program perbaikan/pengayaan kriterianya baik, karena baru sekitar 80,5%-98,2% guru yang menyusun perangkatnya, 2) penerapan disiplin semi militer kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Temon kriterianya sangat baik, karena disiplin yang diterapkan bukan disiplin semimiliter yang menganut kekerasan dan balas dendam. Istilah “semimiliter“ perlu direvisi karena istilah “semimiliter“ identik dengan budaya kekerasan dan balas dendam antara senior yunior dan, 3) pengelolaan Praktek Kerja Industri ( Prakerin ) kriterianya baik sekali, karena telah melibatkan orang-orang yang berkompeten di bidangnya.
Copyrights © 2013