Lansia merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah gizi yang dapat berdampak pada kesehatan secara keseluruhan. Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan parameter sederhana untuk menilai status gizi seseorang, namun pemahaman lansia terhadap indikator ini masih rendah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lansia mengenai status gizinya melalui pemanfaatan aplikasi penghitung IMT yang mudah digunakan. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini mencakup sosialisasi, pelatihan penggunaan aplikasi, serta pendampingan oleh kader posyandu dan keluarga dalam pemantauan status gizi lansia. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan tingkat pemahaman lansia sebelum dan sesudah intervensi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman lansia mengenai pentingnya menjaga berat badan ideal dan kesadaran mereka dalam memantau status gizi secara mandiri. Selain itu, aplikasi penghitung IMT terbukti membantu lansia dalam memahami kondisi kesehatannya dan mengambil langkah preventif yang lebih baik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa teknologi digital dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam edukasi gizi bagi lansia apabila didukung dengan pendampingan yang memadai. Dengan adanya program ini, diharapkan lansia lebih mampu menjaga kesehatannya secara mandiri dan meningkatkan kualitas hidupnya.
Copyrights © 2024