Perubahan iklim merupakan tantangan global yang berdampak pada ketahanan pangan, terutama dalam produksi, distribusi, dan konsumsi pangan lokal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim melalui strategi adaptasi dan mitigasi berbasis komunitas. Metode yang digunakan mencakup edukasi, pelatihan pertanian berkelanjutan, serta penerapan teknologi ramah lingkungan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap perubahan iklim, diikuti oleh adopsi teknik pertanian berkelanjutan oleh 70% peserta serta diversifikasi pangan lokal yang meningkat sebesar 30%. Selain itu, program ini juga menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis komunitas guna mendukung ketahanan pangan lokal. Kesimpulan dari kegiatan ini mengindikasikan bahwa intervensi berbasis komunitas dan pendekatan edukatif mampu meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Penguatan akses terhadap teknologi pertanian, kolaborasi dengan pemangku kepentingan, dan keberlanjutan edukasi menjadi langkah penting dalam mendukung ketahanan pangan lokal.
Copyrights © 2024