Social Empirical
Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial

Analisis Perbedaan Persepsi Bahasa Toxic dalam Komunikasi Antara Gen Z dan Gen Milenial

Nazwa Wahyuni (Universitas Negeri Padang)
Refny Yanti (Universitas Negeri Padang)
Nada Nafisyah Salsabila (Universitas Negeri Padang)
Nada Nabilah (Universitas Negeri Padang)
Naysila Berliandri Putri (Universitas Negeri Padang)
Delmira Syafrini (Universitas Negeri Padang)
Nora Susilawati (Universitas Negeri Padang)
Bunga Dinda Permata (Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab perbedaan makna bahasa toxic yang digunakan oleh Gen Z dan Gen Milenial. Fenomena ini penting untuk dikaji sebab adanya kesenjangan komunikasi dan potensi konflik antar generasi yang diakibatkan oleh perbedaan dalam memaknai, menggunakan, dan menanggapi bahasa yang dianggap kasar atau ofensif antara Gen Z dan Gen Milenial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk menggali dan menganalisis fenomena penggunaan bahasa toxic dalam komunikasi sehari-hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (in-depth interviews) yang melibatkan partisipan dari Generasi Z dan Generasi Milenial sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gen Z cenderung menormalisasi bahasa toxic sebagai humor atau bentuk keakraban, sementara Milenial lebih memaknainya sebagai tindakan tidak sopan dan berpotensi menyinggung. Perbedaan ini dipengaruhi oleh budaya digital, pengalaman sosial, serta sensitivitas emosional masing-masing generasi. Temuan ini menegaskan pentingnya pemahaman lintas generasi untuk meminimalkan kesenjangan komunikasi dalam penggunaan bahasa toxic.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

scemp

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences Other

Description

Social Empirical merupakan wadah yang penting untuk mempublikasikan artikel-artikel ilmiah yang dihasilkan dari seminar nasional maupun internasional. Dengan fokus pada ilmu sosial dan humaniora, prosiding ini menjadi platform yang sangat relevan bagi para peneliti dan akademisi dalam bidang ...