Tingginya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Bengkulu dan tidak memiliki pekerjaan tetap berdampak pada banyaknya Rumah Tidak Layak Huni akibat ketidakmampuan masyarakat dalam membayar biaya pembangunan atau perolehan rumah layak huni. Tujuan perancangan ini adalah dalam upaya mendukung program pemerintah dengan menyediakan hunian yang layak beserta fasilitas pendukungnya melalui penerapan konsep hunian co-living terhadap desain rumah susun sederhana dan dapat mengoptimalkan penggunaan lahan dan fungsi lahan. Lingkup bahasan dibatasi dalam lingkup disiplin arsitektur, menggunakan konsep co-living. Perancangan ini diawali dengan kajian menggunakan metode kualitatif deskriptif yang mengidentifikasi isu dan pengumpulan data sebagai dasar melakukan pengolahan data dan analisis yang akan menghasilkan konsep dasar perancangan dan diimplementasikan dalam pengembangan desain. Konsep co-Living memberikan solusi inovatif untuk memenuhi kebutuhan hunian secara fungsional, terjangkau, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Rancangan ini mengusung hunian yang sifatnya privasi sekaligus menciptakan kebersamaan sehingga tercipta hunian yang aman, nyaman, berkualitas dan terjangkau, termasuk dalam pembentukan kembali interaksi sosial antar penghuni dan kegiatan komunal.
Copyrights © 2025