cover
Contact Name
Aldila Yuanditasari
Contact Email
aldila.y.di@upnjatim.ac.id
Phone
+6282143445815
Journal Mail Official
rachanainterior@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Rungkut Madya 1, Gunung Anyar, Surabaya, Jawa Timur, 60294, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Rachana Interior
ISSN : -     EISSN : 30478561     DOI : https://doi.org/10.33005/rachanainterior.v2i02
Core Subject : Art, Engineering,
Journal of Rachana Interiors is a scientific publication medium for articles in the fields of interior design and other relevant fields, which the idea emphasizes its relationship with culture. Culture in question is manifestation of human intellectual achievements collectively or of a particular social group. The journal not only discuss about culture in the past which is close to traditional culture, but also in recent or future years. This journal investigates the complexities of the interior environment’s composition, its impact on the inhabitant, and internal aspects that contribute to create it. Contributions for journal from interior design practitioners and theorist are welcome. The journal is sets out to challenge divisions between theory and practice to provide an essential scientific forum for all those with an interest in design, history, and meaning of interiors, which examined through theoretical discussion. Submissions are also invited in in the form of review of, projects, and exhibition that are in scope of Rachana Interior.
Articles 20 Documents
Analisis Hubungan Konsep Neo-Klasik Terhadap Hunian Rumah Tinggal Sosialita di Kawasan Pondok Indah Adisti Ananda Yusuff; Indra Gunara Rochyat; Erina Wiyono
Rachana Interior Vol. 1 No. 01 (2024): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i01.4

Abstract

Masyarakat perkotaan semakin mampu menciptakan rumah layak huni. Rumah harus didesain senyaman mungkin, selain harus berkualitas baik, juga harus mencerminkan status sosial pemiliknya. Rumah mewah bergaya klasik yang sering terlihat di perkotaan memiliki desain yang sangat khas dengan tiang-tiang tinggi di dalamnya, dan awalnya diadopsi dari arsitektur kuno pada zaman Romawi, kemudian diadaptasi ke bangunan tempat tinggal.  Di masa ketika segala sesuatunya mewah dan semuanya minimalis dan sederhana, gaya neoklasik ini sangat berbenturan dengan gambaran modern tersebut. Banyak kelompok masyarakat yang ingin membuktikan status sosial mereka dengan mengadopsi gaya modern yang tidak sekompleks neoklasik. Namun memiliki kesan mewah dan memberikan kesan yang sangat mewah. Inilah pertanyaan desain mengapa satu tema tetap mengadopsi kompleksitas, sementara ada tren lain yang lebih sederhana, namun tetap terlihat mewah dan berkelas, serta tidak menurunkan status sosialnya. Fenomena penekanan status sosial yang diterapkan pada bangunan dan interior saat ini sangat beragam. Sangat menarik untuk mengangkat kaitannya dengan fenomena gaya hidup sosial masyarakat kelas atas yang sangat banyak tercermin pada objek-objek yang ada dan menjadi topik yang bisa dibicarakan lebih lanjut dengan menyerahkan seluruh tanggung jawab pada desain yang ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, untuk melakukan penelitian ini perlu dilakukan beberapa tahap pendekatan penelitian. Kehadiran bangunan neoklasik yang banyak mengadopsi arsitektur Romawi dan Yunani sebenarnya merupakan cerminan status sosial masyarakat kelas atas yang selalu ingin terlihat berarsitektur bagus. Hal ini sesuai dengan hakikat kehidupan bermasyarakat. Bangunan dengan massa bangunan yang besar dan tiang-tiang hiasan yang megah ini sangat unik dan menarik serta akan menarik minat banyak orang. Di era modernisasi sekalipun, gaya neoklasik yang bertahan lama tetap memiliki nilai tambah tersendiri, terutama pada gaya hidup kelas atas, di mana bangunan neoklasik mencerminkan status sosialnya yang tinggi, dapat benar-benar ditampilkan.
Perancangan Interior Cottage Dengan Eksplorasi Budaya Suku Dayak Talitha Annora Zahran; R. Ayu Firdausi Novira Rachman
Rachana Interior Vol. 1 No. 01 (2024): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i01.6

Abstract

Indonesia memiliki ragam budaya yang kaya, termasuk budaya suku Dayak. Globalisasi dan kehidupan modern berdampak pada budaya dan adat istiadat suku Dayak, yang lambat laun mulai ditinggalkan. Penulisan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mempertahankan budaya Nusantara, khususnya budaya Dayak, yang tercermin dalam interior cottage. Seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan dari dalam dan luar negeri, begitu pula dengan kualitas dan kuantitas fasilitas dan infrastruktur, termasuk cottage. Back-to-Nature menjadi konsep untuk mendesain cottage dengan memasukkan unsur budaya Dayak ke dalamnya sehingga wisatawan dapat merasakan ketenangan dan keaslian alam sekaligus mengetahui dan menghormati warisan budaya Dayak. Salah satu cara seorang desainer interior untuk menunjukkan rasa hormat terhadap budaya adalah dengan memasukkan aspek-aspek budaya ke dalam konsep desain interior. Penelitian ini, yang memasukkan cottage sebagai salah satu penginapan wisata, memiliki potensi untuk berkontribusi pada keberlangsungan budaya lokal dan pertumbuhan pariwisata di Indonesia. Metode desain yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan data yang dikumpulkan dari studi literatur dan sumber internet dan dianalisis secara sistematis, sehingga menghasilkan luaran berupa gambar kerja desain cottage yang sesuai dengan konsep Back-to-Nature dengan pengaruh budaya Dayak.
Implementasi Konsep Local Wisdom pada Desain Interior Pendidikan Anak Usia Dini Ratna Andriani Nastiti; R. Ayu Firdausi Novira Rachman; Fairuz Mutia
Rachana Interior Vol. 1 No. 01 (2024): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i01.10

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini mengajarkan hal-hal dasar yang menjadi bekal anak seperti kemandirian dan adaptasi dengan lingkungan. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan mengemas materi pembelajaran secara fun dan playfull sesuai dengan kebutuhan pendidikan pada usia dini. Sejalan dengan kegiatan pembelajaran yang ada, pengenalan local wisdom pada anak kerap menjadi fokus utama beberapa tahun terakhir. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak terhadap lingkungan serta memupuk rasa cinta tanah air. Dalam hal tersebut lingkungan kelas yang menunjang pembelajaran memiliki peranan penting terhadap keberlangsungan kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan konsep local wisdom pada desain interior kelas. Studi kasus yang dijadikan topik pada penelitian ini adalah PAUD Teratai, yang terletak di kawasan pesisir Desa Bhinor. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengadaptasi metode design thinking. Hasil penelitian ini berupa gagasan kreatif desain interior ruang kelas dengan mengusung konsep local wisdom sebagai konsep utama. Gagasan kreatif tersebut berupa desain elemen dinding dan alternatif desain furnitur untuk mendukung pembelajaran anak usia dini. Selanjutnya hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam mendesain ruang kelas yang mengadaptasi local wisdom, khususnya di kawasan pesisir.
Perancangan Desain Ruang Dalam Lobi Hotel dengan Implementasi Identitas Budaya Kalimantan Barat Putu Ayu Vindytha Amanda Putri; Ridho Fajar Abuyahman
Rachana Interior Vol. 1 No. 01 (2024): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i01.11

Abstract

Hotel menjadi komoditi utama dalam kegiatan pariwisata dikarenakan setiap wisatawan membutuhkan tempat untuk bernaung saat melakukan berwisata. Untuk menarik minat pengunjung agar ingin menginap, pihak hotel melakukan berbagai macam cara salah satunya dengan menciptakan suasana hotel yang menarik melalui desain ruang dalamnya. Salah satunya melalui perancangan ruang dalam lobi sebagai pintu masuk sebuah hotel. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana memadukan budaya dan identitas lokal untuk menciptakan suasana khas lokal dalam ruangan sehingga memberikan pengalaman yang berkesan. Data-data penelitian dikumpulkan dengan metode analisis kualitatif melalui pengumpulan studi literatur dan pengambaran konsep yang akan diterapkan. Untuk wilayah Kalimantan Barat sendiri, implementasi kebudayaan yang dapat ditonjolkan melalui etnis Melayu dan Dayak. Perpaduan identitas lokal ini kemudian dikemas dalam gaya modern pada perancangan ruang yang diterapkan melalui elemen pembentuk ruang, penambahan dinding untuk membuat backdrop, pengaturan pencahayaan dan material yang digunakan serta penambahan ornamen-ornamen identitas budaya yang tidak hanya berfungsi untuk estetika saja namun juga dapat sekaligus menyamarkan kolom-kolom yang ada. Dengan begitu, diharapkan adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan tidak hanya pada hotel, namun juga di Kalimantan Barat itu sendiri.
Keterkaitan Parameter Ruang Interaksi Ramah Anak melalui Behavior Setting dengan Perkembangan Psikologi di Perkampungan Padat Penduduk (Studi Kasus: Kampung Wisata Jodipan) Brainnisa Ramadhani Nur Nisrina; Muhammad Dzaki Fuad; Felix Franklin Zebua
Rachana Interior Vol. 1 No. 01 (2024): April
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i01.13

Abstract

Pada tahun 2016, hampir semua bangunan yang berada di dalam kawasan Kampung Wisata Jodipan, Malang diubah menjadi kampung warna-warni sehingga mengundang daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Namun dengan beberapa fenomena tersebut, ternyata berdampak pada anak-anak. Salah satunya ruang interaksi sosial dan aktivitas fisik menjadi terbatas dengan fasilitas yang belum memadai, mengingat interaksi sosial pada anak dengan individu lain dan lingkungannya sangat penting untuk pembentukan kematangan di masa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan keterkaitan parameter ruang interaksi ramah anak di perkampungan padat penduduk dengan perkembangan psikologis. Metode penelitian melalui pendekatan behavior setting dan penelitian kualitatif. Berikut contoh dari hasil penelitian, seperti menyediakan berbagai variasi permainan sesuai perkembangan usianya, menghadirkan elemen biotik/alam seperti yang ada di lingkungan sekitar serta wajib memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan.
Pengaruh Desain Interior pada Kinerja Logistik di Pusat Distribusi E-commerce di Surabaya - Sidoarjo Danny Dwi Rachmanto; Rizal Ardianto; Siti Fatimah; Feni Ira Puspita
Rachana Interior Vol. 1 No. 02 (2024): October
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i02.15

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pengaruh desain interior terhadap kinerja logistik di pusat distribusi e-commerce melalui metode eksperimen dan analisis data operasional. Eksperimen melibatkan penerapan variasi desain interior di pusat distribusi e-commerce, dengan variabel kontrol dan dependen yang telah ditentukan. Data kinerja logistik dikumpulkan melalui observasi, sensor, dan sistem manajemen gudang. Analisis data mencakup uji statistik (ANOVA, regresi), perhitungan KPI, visualisasi data, serta analisis korelasi dan tren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain interior yang optimal dapat meningkatkan kecepatan pengambilan dan pengemasan barang, efisiensi ruang, serta kepuasan pekerja. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya investasi dalam desain interior yang mengacu pada alokasi sumber daya (seperti waktu, uang, dan tenaga) untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengoptimalkan tata letak dan lingkungan kerja untuk meningkatkan kinerja logistik dan kepuasan pelanggan. Direkomendasikan agar perusahaan e-commerce meningkatkan kerjasama antara tim desain dan operasional, melibatkan pekerja dalam perancangan, serta melakukan evaluasi berkala terhadap desain interior untuk memaksimalkan efisiensi operasional dan daya saing.
Eksplorasi Karakteristik Art deco di Kota Bandung sebagai Inspirasi Desain Interior Lobi Hotel dengan Pendekatan Eklektik Devi Zahrah Zahirah; Anwar Subkiman
Rachana Interior Vol. 1 No. 02 (2024): October
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i02.16

Abstract

Kota Bandung pernah ditetapkan oleh UNESCO sebagai kota dengan kekayaan arsitektur Art Deco terbesar di dunia, dan gaya ini telah hadir sejak 1920-an melalui bangunan-bangunan ikonik peninggalan kolonial Belanda. Lobi hotel, sebagai bagian utama dalam menyambut tamu, menjadi fokus dalam penelitian ini yang bertujuan menerapkan elemen-elemen Art Deco pada desain interior lobi hotel. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis dan mengidentifikasi elemen-elemen Art Deco yang sesuai untuk diaplikasikan. Pendekatan eklektik digunakan untuk menggabungkan berbagai unsur desain yang relevan dengan tema. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi baru pada desain interior lobi hotel dengan menonjolkan nilai estetika dan sejarah, serta meningkatkan daya tarik visual lobi sebagai kesan pertama yang mendalam bagi pengunjung. Hasil menunjukkan bahwa pengaplikasian elemen-elemen Art Deco dari bangunan bersejarah dapat diterapkan secara efektif dalam desain lobi hotel. Pada akhirnya elemen-elemen Art Deco akan diimplementasikan dalam produk desain interior lobi hotel sehingga dapat menghidupkan kembali pesona dan identitas Art Deco yang sudah lama menjadi bagian dari warisan Kota Bandung.
Perancangan Ulang Ruang Rawat Inap Non-Infeksius Rumah Sakit Hewan Cikole Dengan Pendekatan Desain Biofilia Wayne Julius; Edwin Rifanindio
Rachana Interior Vol. 1 No. 02 (2024): October
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i02.18

Abstract

Di rumah sakit hewan Cikole, kondisi ruang rawat inap non-infeksius masih belum memenuhi standar baik secara visual (dinding retak, terkelupas, warna kusam, dan kotor) dan fungsional (kandang hewan berhadapan satu sama lain). Kondisi ini dapat menyebabkan hewan resah dan stres sehingga dapat menyebabkan keributan dan mengganggu kenyamanan pengunjung maupun dokter hewan. Perancangan ulang ruang rawat inap non-infeksius dengan menggunakan konsep desain biofilia bertujuan untuk mengurangi stres pada hewan karena menghadirkan unsur-unsur alam ke dalam ruangan yang dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan. Metode penelitian dimulai dari tahap pengumpulan data, analisa data, mengangkat masalah, rencana pemecahan masalah berupa program dan konsep hingga hasil akhir desain. Aplikasi desain biofilia dilakukan dengan beberapa cara yaitu penggunaan kaca untuk menghadirkan suasana alam, pola bentuk pada permukaan dinding dan lantai yang mengacu pada bentuk daun dan pegunungan, penerapan warna alami kayu dan hijau daun pada pola dinding dan lantai serta penempatan kandang menghadap dinding, dapat mengurangi rasa stres dan meningkatkan kenyamanan manusia dan hewan.
Perancangan Ulang Perpustakaan Bandung Creative Hub dengan Pendekatan Psikologi Ruang Steffi Natalia; Lano Hapia Penta; Imelda Astri Rosalin
Rachana Interior Vol. 1 No. 02 (2024): October
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i02.21

Abstract

Perpustakaan Bandung Creative Hub merupakan salah satu fasilitas yang mendukung kegiatan literasi dan pengembangan kreativitas masyarakat. Namun, desain interior perpustakaan ini masih memiliki beberapa kelemahan yang dapat mengurangi kenyamanan dan efektivitas penggunaannya, seperti sudut tajam yang  dominan digunakan pada bentuk furnitur, pemilihan warna yang gelap dan kebocoran suara pada perpustakaan. Perancangan ulang ini bertujuan untuk merancang ulang interior perpustakaan dengan pendekatan psikologi ruang guna meningkatkan kenyamanan, produktivitas, serta potensi kreativitas pengunjung. Melalui metode penelitian kualitatif yang melibatkan survei lapangan, wawancara, dan studi pustaka, penelitian ini mengidentifikasi elemen-elemen desain interior yang mampu mempengaruhi kesejahteraan psikologis dan kognitif pengunjung. Perancangan ulang dilakukan melalui penerapan studi mengenai elemen-elemen interior yang dapat meningkatkan potensi kreativitas. Perancangan ulang ini diharapkan dapat meningkatkan fungsi dan estetika perpustakaan, serta memberikan pengalaman yang lebih positif dan inspiratif bagi pengunjung.
Analisis Konsep Alam pada Medjora Cafe dan Pengaruhnya terhadap Atmosfer Ruang Dina Kristiana Seftianingsih; Putri Dian Wibawa
Rachana Interior Vol. 1 No. 02 (2024): October
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v1i02.24

Abstract

Konsep alam dalam desain interior ruang publik terutama kafe semakin banyak diminati karena tujuannya untuk menciptakan lingkungan yang menarik secara visual dan mendukung kenyamanan pengunjung. Penelitian ini mengkaji Medjora Café yang terletak di Kalurahan Kemuning, Kabupaten Karanganyar yang mengintegrasikan elemen alami seperti tanaman, material alam dan cahaya alami dalam desainnya. Kafe ini menawarkan suasana khas Bali yang dipadukan dengan barang-barang antik, memberikan pengalaman yang mengesankan bagi pengunjung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan konsep alam dalam desain interior Medjora Cafe serta pengaruhnya terhadap suasana ruang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang mencakup observasi lapangan, wawancara dengan pengunjung, dokumentasi dan studi literatur. Konsep alam pada interior kafe berorientasi untuk meningkatkan daya tarik visual ruang dan menciptakan suasana yang lebih ramah, nyaman dan menenangkan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai pengaruh penerapan konsep alam terhadap suasana ruang, kenyamanan dan kepuasan pengunjung serta berkonstribusi pada pengembangan desain ruang publik yang lebih ramah lingkungan dan sehat.

Page 1 of 2 | Total Record : 20