Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan interpretasi peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan pendekatan Problem-Based Learning (PBL) di kelas III MI Roudlotul Banat Sladi Kejayan, Kabupaten Pasuruan, pada tahun pelajaran 2024/2025. Berdasarkan hasil analisis terhadap 15 peserta didik, kondisi awal menunjukkan bahwa hanya 40% siswa yang mampu mencapai standar ketuntasan belajar. Setelah penerapan PBL pada siklus I, persentase ketuntasan belajar mengalami peningkatan menjadi 53,33%. Lebih lanjut, hasil pelaksanaan pada siklus II memperlihatkan bahwa seluruh peserta didik atau 100% telah mencapai ketuntasan belajar. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penerapan PBL terbukti efektif dalam meningkatkan capaian belajar peserta didik, mendorong keterlibatan aktif selama proses pembelajaran, serta menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan
Copyrights © 2025