Air tanah merupakan sumber air yang sangat penting bagi makhluk hidup. Pemakaian air tanah harus mempertimbangkan faktor kelestarian air tanah, yang meliputi faktor kualitas dan kuantitas air. Salah satu cara mempertahankan kuantitas air tanah adalah dengan menerapkan sumur resapan. Keuntungan yang dapat diperoleh dari pemanfaatan sumur resapan adalah, dapat menambah jumlah air tanah dan mengurangi jumlah limpasan. Studi kasus ini mengambil lokasi di kawasan kampus I, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.Penelitian metode sumur resapan ini bertujuan untuk memberikan dampak berkurangnya limpasan permukaan yang terjadi di kampus I UST. Air hujan yang semula jatuh keatas permukaan genteng tidak langsung mengalir ke selokan atau halaman rumah tetapi dialirkan melalui seng terus ditampung kedalam sumur resapan. Akibat yang bisa dirasakan adalah air hujan tidak menyebar ke halaman atau selokan sehingga akan mengurangi terjadinya limpasan permukaan.Metode yang digunakan untuk menentukan analisis frekuensi adalah metode Log Person III. Dari hasil perhitungan didapat intensitas curah hujan untuk kala ulang 10 tahun adalah 42,843 mm/jam dalam 120 menit. Dari hasil penelitian diketahui bahwa dimensi sumur resapan diameter 0,8 m dan kedalaman 3 m berjumlah 90 buah, sedangkan untuk diameter 1 m dan kedalaman 3 m berjumlah 60 buah.
Copyrights © 2020